Membaca Realitas

Ini Penegasan Sultan Tidore ke Pelaku Pertambangan di Maluku Utara

Saat Hadiri Acara Mining Exellent

TERNATE (kalesang) – Konsorsium Advokasi Tambang (Katam) Malut dan Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Malut menggelar Forum Silaturahmi Pertambangan Maluku Utara bertajuk “Mining Excellent” di Royal Resto, Selasa (10/10/2023),

Kegiatan tersebut dihadiri perusahan tambang yang ada di Maluku Utara, Sultan Tidore Husain Sjah, Asisten Gubernur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para media cetak dan online di Malut.

Sultan Tidore Hi. Husain Sjah yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini dalam sambutannya berharap agar para pelaku pengusaha pertambangan di Maluku Utara bisa meningkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraan bagi masyarakat yang ada di Maluku Utara.

Pasalnya, ia kurang terlalu percaya terkait dengan pemulihan. Sebeb menurutnya, pohon kalau bertumbuh dan tiba saat untuk dicabut, maka akan tumbuh kembali, tetapi kalau pertambangan untuk lakukan pemulihan tentu butuh waktu yang panjang.

“Saya tidak alergi terhadap ivestasi yang masuk. Tapi saya berharap ini menjadi catatan penting bagi para pelaku usaha pertambangan di Maluku Utara bahwa tanggung jawab jangan hanya di permukaan saja tapi juga akhirat.” Ucapnya.

Selaku penduduk asli Maluku Utara, Husain menegaskan bahwa ia dapat melihat secara terang-terangan ada hal yang kurang berkenan dan tidak tepat, sehingga tentu harus diingatkan kepada semua masyarakat Maluku Utara.

“Apalagi para pelaku pengusaha tambang yang mengekspoloitasi, tentu akan mendapat pahala kalau itu dikelola dengan sebaik-baiknya. Dari hasil pengelolaan itu diperuntukan pada tempat yang tepat sehingga membawa kesejahteraah bagi orang banyak.” Tandasnya.(tr-01)

 

Reporter: Juanda Umaternate
Redkatur: Junaidi Drakel