TERNATE (kalesang) – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kota Ternate, Maluku Utara meminta Pemkot Ternate untuk memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah sisa waktu yang ada.
Menyusul laporan realisasi PAD yang dikeluarkan BP2RD belum mencapai target, bahkan masih berada di angka Rp75.227.544.762,76 atau 48,83 persen dari target sebesar Rp154.057.010.943,00.
“Potensi-potensi PAD itu dimaksimalkan terus didukung dengan kinerja sumber daya manusia (SDM), terutama di OPD pengelola PAD dengan bekerja secara intens.” Kata Ketua Fraksi PPP Fahri Bachdar, Rabu (11/10/2023).
Fahri mengatakan, salah satu potensi PAD yang membuat progres PAD tidak naik signifikan adalah Plaza Gamalama Modern Ternate yang sampai saat ini belum dikelola oleh pihak ketiga.
“Sampai sekarang kan belum ada realisasi terkait Plaza Gamalama Modern tersebut. Sesuai perhitungan tim appraisal itu kan sekitar Rp6 miliar per tahun.” Ujar Fahri.
Baca Juga: OPD di Pemkot Ternate Diminta Maksimalkan Pendapatan Daerah
Pada prinsipnya, lanjut Fahri, OPD pengelola PAD ini sudah melaksanakan tugas secara normatif secara aturan, hanya saja OPD harus lebih intens dalam melihat potensi-potensi yang ada.
“Karena bisa dikatakan ada tingkat-tingkat kebocoran yang ada juga, sehingga ketika kebocoran itu diminimalisir, maka berpotensi bertambahnya PAD.” Jelasnya.
Sementara itu, Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman menyampaikan, di sisa waktu yang ada harus memaksimalkan pendapatan transfer dari Pemerintah Pusat maupun pendapatan daerah yang saat ini belum terlalu signifikan.
“Tadi penekanan serius, nanti saya mau evaluasi tersendiri, kita lihat dari beberapa kegiatan ini adakah signifikan dia mendorong PAD ataukah tidak. Harus genjot dengan waktu yang ada.” Kata Tauhid.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
