Membaca Realitas

13 Rute Penerbangan Bandara Sultan Babullah Ternate Dibatalkan

Danang: Dampak Erupsi Gunung Ruang

TERNATE (kalesang)– Seluruh jadwal penerbangan pesawat di lion grup dari Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara dibatalkan, Jumat (19/4/2024).

Berdasarkan pantauan kalesang.id, informasi yang tertera di layar monitor itu, mengumumkan penerbangan Lion Air, Batik Air, Wings Air, dan Super Air Jet dibatalkan.

Informasi Layar Monitor Bandara Sultan Babullah (foto/kalesang.id)

Dari 13 rute penerbangan, diantaranya bertujuan di Manado, Jakarta, Surabaya, Makassar serta Labuha Halmahera Selatan.

Salah satu penumpang, Fanweri mengungkapkan, dirinya akan menunggu hingga mendapat kepastian keberangkatan dari pihak maskapai.

“Saya memilih untuk menunggu di bandara saja agar dapar kepastian,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pihak maskapai memberikan dua pilihan kepada penumpang. Yakni pengembalian uang 100 persen atau memilih tiket hangus.

“Seharusnya kami pilih pengembalian uang, tapi tidak tau berangkatnya kapan. Belum pasti,” katanya.

Terpisah, Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, pembatalan keberangkatan disebabkan erupsi gunung ruang, Sulawesi Utara.

“Keputusan ini untuk mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan,” jelasnya.

Ia mengatakan, penerbangan dari Bandara Sultan Babullah termasuk dalam ruang udara yang merujuk pada jalur-jalur atmosfer tempat pesawat terbang beroperasi ,dan dapat dipengaruhi oleh abu vulkanik.

Lanjutnya, selain di Bandara Sultan Babullah. Saat ini, penerbangan Bandara Sam Ratulangi, Manado ditutup sementara.

“Kedua bandar udara mengalami gangguan karena abu vulkanik dari erupsi Gunung Ruang, Sulawesi Utara yang berisiko untuk penerbangan.,” ujarnya.

Ia mengaku, pihaknya telah menginformasikan kepada semua penumpang, serta mengakomodasi permintaan perubahan jadwal penerbangan sesuai dengan ketentuan.

“Operasional penerbangan akan kembali beroperasi setelah bandar udara tujuan dinyatakan aman dan memenuhi kualifikasi standar keselamatan penerbangan,” pungkasnya.

Reporter: Sitti Muthmainnah
Editor: Redaksi: Wawan Andili