Rahim Odeyani Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan di DPD Partai Hanura
TERNATE (kalesang) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Maluku Utara (Malut) mulai melakukan uji kelayakan dan kepatutan bakal calon kepala daerah untuk Pilkada 2024. Abd Rahim Odeyani pun mengikuti tahapan tersebut sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Halmahera Tengah.
Rahim menyampaikan, dirinya adalah seorang politisi yang mengabdi di politik yang selalu ada momentum atau event baik itu Pileg, Pemilu, maupun Pilkada. Makanya, di setiap momentum itu sebagai politisi dia tidak mungkin berdiam diri melewatinya begitu saja.
“Dari momentum itu tentu ada tujuan, cita-cita, tujuannya apa, adalah pengabdian untuk bangsa, negara, dan daerah. Untuk itu peluang yang diberikan konsitusi itu saya ingin manfaatkan.” Ujar Rahim, Minggu (5/5/2024) sore WIT.
Tujuan atau cita-cita itulah, kata Rahim, yang mendorong dirinya untuk mengabdi kepada daerah, membangun daerah, dan membangun masyarakat.
“Visi saya itu harmoni. Harmoni itu bisa diinterpretasi dengan kedamaian, persamaan, keadilan, itu harmoni. Maka judul besarnya adalah harmoni Halmahera Tengah.” Jelas Rahim.
Lebih jauh, eks Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Tengah itu memaparkan visi yang dimaksudkan adalah; pertama ketidaksetaraan ekonomi. Dimana, krisis kapitalisme global ditandai dengan pertumbuhan ekonomi yang tidak merata di berbagai negara.
Meskipun ada kemajuan dalam beberapa aspek, seperti penurunan kemiskinan global, ketidaksetaraan pendapatan antara kelas sosial masih sangat besar. Hal ini dapat mengakibatkan ketegangan sosial dan politik, serta menghambat pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Kedua, lanjutnya, soal iklim perubahan, iklim merupakan ancaman serius bagi seluruh umat manusia. Pemanasan global, peningkatan tingkat air laut, dan cuaca ekstrem semakin sering terjadi akibat aktivitas manusia yang berlebihan, terutama dalam penggunaan bahan bakar fosil. Krisis iklim ini membutuhkan tanggapan global yang koordinatif dan tegas
Kemudian ketegangan geopolitik, persaingan antara negara-negara besar, seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Rusia, semakin meningkat dalam hal perdagangan, keamanan, dan kekuatan militer. Ketegangan semacam ini dapat mengancam perdamaian dunia dan stabilitas regional.
Dengan demikian, Rahim pun mengusung misi tiga jalan perubahan bersama, yakni persamaan, pemerataan, dan partisipasi publik. Misi persamaan ini bertujuan untuk menciptakan kesetaraan dan kesempatan yang sama bagi semua warga Halmahera Tengah.
“Ini melibatkan upaya untuk mengurangi kesenjangan sosial-ekonomi antara wilayah dan kelompok penduduk, serta memastikan bahwa setiap individu memiliki akses yang setara terhadap layanan publik, pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan.” Jelasnya.
Misi pemerataan bertujuan untuk menyebarkan manfaat pembangunan secara merata di seluruh wilayah Halmahera Tengah. Ini mencakup distribusi yang adil dari sumber daya, investasi infrastruktur, dan peluang ekonomi untuk memastikan bahwa daerah-daerah terpencil atau kurang berkembang tidak tertinggal dalam proses pembangunan.
“Sekaligus menciptakan birokrasi yang efisien, inovatif, responsif, dan akuntabel.” Ungkapnya.
Sedangkan misi partisipasi publik, Rahim mengatakan, mencerminkan pentingnya melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan program pembangunan. Ini melibatkan penyediaan forum dan mekanisme yang memungkinkan partisipasi aktif warga dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan kebijakan dan program pemerintah.
“Dengan demikian, masyarakat menjadi bagian integral dari upaya memajukan Halmahera Tengah dan memiliki suara dalam arah pembangunan yang diambil.” Pungkasnya.
Reporter: Rahmat Akrim
Editor: Redaksi
