BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Banjir dan Longsor Akibat Hujan Lebat di Maluku Utara
TERNATE, Kalesang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate, mengimbau masyarakat untuk mening katkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari berturut-turut. Sabtu (14/3/2026).
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate, Muhamad Fauzi Bintang, mengatakan kondisi hujan dengan durasi cukup lama dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.
Menurutnya, masyarakat perlu mewaspadai potensi banjir dan tanah longsor apabila hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi dalam kurun waktu yang panjang, khususnya jika berlangsung hingga tiga hari berturut-turut.
“Curah hujan yang berlangsung terus-menerus dalam beberapa hari dapat meningkatkan potensi banjir maupun longsor, terutama di wilayah yang memiliki kondisi topografi rawan,” kata Fauzi.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan untuk lebih berhati-hati. Hujan lebat berpotensi menurunkan jarak pandang yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran maupun transportasi laut.
Fauzi menambahkan, masyarakat diharapkan dapat mengenali potensi bencana hidrometeorologi di lingkungan masing-masing sehingga dapat melakukan langkah antisipasi sejak dini.
“Kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitar sangat penting agar dapat mengurangi risiko bencana yang mungkin terjadi,” ujar Fauzi.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk melakukan upaya mitigasi sederhana di lingkungan tempat tinggal, seperti membersihkan saluran air, mengangkat sampah dari aliran drainase, serta tidak membuang sampah sembarangan yang dapat memicu terjadinya banjir.
Selain masyarakat, BMKG juga meminta instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Balai Besar Wilayah Sungai, serta Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku Utara untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama periode potensi cuaca ekstrem.
Langkah tersebut dilakukan dengan mengantisipasi pergerakan masyarakat maupun arus lalu lintas dari wilayah yang berpotensi rawan longsor, banjir, maupun banjir bandang.
BMKG juga mengajak masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG, serta berbagai kanal informasi lainnya, termasuk melalui layanan call center 196.
“Informasi cuaca dan peringatan dini terus diperbarui. Kami mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi resmi BMKG untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem,” kata Fauzi.
