Warga Sibenpopo dan Banemo Berdamai, Bupati Halteng Ajak Perkuat Nilai Fagogoru
Halteng Kalesang – Masyarakat Desa Sibenpopo dan Desa Banemo, Kabupaten Halmahera Tengah, resmi berdamai setelah konflik yang terjadi beberapa hari terakhir. Momentum saling memaafkan tersebut berlangsung Selasa, (7/4/2026) dengan penuh ketulusan dari kedua belah pihak.
Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, menyampaikan apresiasi atas langkah damai yang diambil masyarakat kedua desa. Ia menilai, sikap saling memaafkan menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat.
“Perdamaian ini menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan dan persaudaraan masih sangat kuat. Konflik yang terjadi hendaknya menjadi pelajaran berharga untuk mempererat hubungan, bukan sebaliknya,” ujar Ikram.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjunjung tinggi nilai fagogoru, sebagai kearifan lokal yang mengedepankan rasa persaudaraan, saling menghormati, dan hidup rukun.
Menurutnya, semangat fagogoru harus menjadi landasan dalam kehidupan sehari-hari, agar tercipta suasana yang damai, tenteram, dan harmonis di Halmahera Tengah.
“Dengan semangat kebersamaan, mari kita jaga silaturahmi yang sudah kembali terjalin ini. Karena pada akhirnya, memaafkan adalah jalan terbaik untuk menjaga hubungan tetap abadi,” tambahnya.
Pemerintah daerah berharap, perdamaian antara warga Sibenpopo dan Banemo dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menyelesaikan konflik secara bijak dan damai.
