Membaca Realitas

Ekspor Maluku Utara Awal 2026 Tembus US$2,1 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus

Ternate, Kalesang – Kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Maluku Utara menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026. Nilai ekspor periode Januari–Februari 2026 tercatat mencapai US$2.169,16 juta atau meningkat 14,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Kepala Bidang Umum, Harim Arrosid, menjelaskan bahwa khusus pada Februari 2026, nilai ekspor Maluku Utara mencapai US$1.002,08 juta. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 22,94 persen dibandingkan ekspor Februari tahun sebelumnya.

Di sisi lain, nilai impor juga mengalami lonjakan signifikan. Sepanjang Januari–Februari 2026, nilai impor tercatat sebesar US$1.043,60 juta atau meningkat 96,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

“Untuk Februari 2026 saja, nilai impor mencapai US$725,47 juta atau naik 140,59 persen dibandingkan Februari 2025,” ujar Harim dalm data resminya.

Meski impor meningkat tajam, neraca perdagangan Maluku Utara pada Januari–Februari 2026 masih mencatatkan surplus sebesar US$1.125,55 juta.

“Surplus neraca perdagangan ini menunjukkan bahwa kinerja ekspor daerah masih lebih kuat dibandingkan impor, sekaligus menjadi indikator positif bagi perekonomian Maluku Utara di awal tahun,” tandasnya.