Rumah Warga di Fitu Ternate Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
Ternate, Kalesang — Sebuah rumah warga di Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, dilalap api hingga hangus terbakar. Rumah tersebut diketahui milik Anto Naya dan Susan Setiawati Talaba yang berada di RT 003/RW 002. Peristiwa itu terjadi pada Senin dini hari (18/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIT.
Kasi Humas Polres Ternate, IPDA Sudirjo, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui saat Susan Setiawati Talaba yang tengah tertidur bersama empat anaknya mendengar suara mencurigakan dari dalam rumah.
Saat dilakukan pengecekan, korban mendapati api disertai asap telah muncul dari ruang tengah atau ruang televisi. Menyadari kondisi tersebut, Susan segera membangunkan anak-anaknya dan menyelamatkan diri keluar rumah sambil meminta pertolongan kepada warga sekitar.
“Teriakan korban membuat warga berdatangan ke lokasi. Saat itu kobaran api sudah membesar dan melahap hampir seluruh bangunan rumah,” ujar Sudirjo.
Dua warga sekitar, Fitra Rasyid dan Mala, mengaku terbangun setelah mendengar teriakan minta tolong. Ketika keluar rumah, keduanya melihat api telah menyebar dan membakar sebagian besar bangunan.
Baca Juga:
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Ternate hingga Taliabu Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Personel piket Polsek Ternate Selatan yang menerima informasi kejadian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, pengumpulan bahan keterangan, serta pendataan di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, proses pemadaman dilakukan dengan mengerahkan satu unit mobil water cannon milik Polres Ternate dan empat armada pemadam kebakaran milik Damkar Kota Ternate. Petugas bergerak cepat untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.
“Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun seluruh bangunan rumah beserta isinya dilaporkan hangus terbakar dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta,” ungkapnya.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik dari colokan aktif yang berada di ruang televisi. Percikan api diduga cepat membesar dan menyebar ke seluruh bagian rumah.
“Saat ini korban bersama keempat anaknya dalam kondisi selamat, namun masih mengalami trauma dan sementara mengungsi di rumah warga sekitar,” tandasnya.
