OJK Maluku Utara Edukasi Pelajar SMPN 1 Sanana tentang Literasi Keuangan dan Bahaya Judi Online
Sanana, Kalesang – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan Literasi dan Edukasi Keuangan bagi pelajar di SMP Negeri 1 Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang cerdas dalam mengelola keuangan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman kejahatan finansial di era digital.
Asisten Direktur Kantor OJK Provinsi Maluku Utara, Sukma Aji Wirawan, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan sejak usia sekolah. Selain itu, edukasi juga diberikan sebagai langkah preventif untuk melindungi pelajar dari aktivitas keuangan ilegal dan praktik judi online yang semakin marak.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar mendapatkan materi mengenai dasar-dasar manajemen keuangan pribadi. Mereka diajarkan cara membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta pentingnya menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung demi mencapai tujuan di masa depan.
“OJK juga memberikan edukasi mengenai pentingnya mewaspadai aktivitas keuangan ilegal dan bahaya judi online. Materi ini disampaikan untuk memperkuat ketahanan moral pelajar sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap berbagai modus kejahatan keuangan digital yang kerap menyasar generasi muda,” jelasnya.
Baca Juga:Mulai 10 Juni 2026, Harga Pertamax di Papua-Maluku Tembus Rp16.650 per Liter
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan inklusi keuangan, OJK turut menggandeng PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara untuk memperkenalkan produk Simpanan Pelajar (SimPel). Program tabungan khusus bagi pelajar tersebut diperkenalkan sebagai sarana edukasi praktik menabung dengan persyaratan pembukaan rekening yang mudah dan terjangkau.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Berbagai pertanyaan diajukan peserta, mulai dari fungsi OJK, modus kejahatan keuangan digital, bahaya judi online, hingga mekanisme pembukaan rekening SimPel dan manfaat menabung sejak usia dini.
Sukma Aji Wirawan berharap kegiatan literasi keuangan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi dapat menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pendidikan finansial yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
“Dengan pemahaman keuangan yang baik serta pengenalan terhadap regulasi dan produk jasa keuangan sejak dini, diharapkan para pelajar dapat membangun kebiasaan menabung yang konsisten. Langkah ini penting untuk mencetak generasi muda yang mandiri, cerdas finansial, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
OJK Maluku Utara juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMPN 1 Sanana, para guru, pihak PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan aman dan tertib.
