Membaca Realitas

Batang Dua Kini Punya Relawan Baznas Tanggap Bencana

Ternate, Kalesang – Sebanyak 100 peserta yang mengikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Kelurahan Lelewi, Kecamatan Batang Dua, resmi bergabung sebagai Relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) setelah kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu berakhir pada Rabu (10/6/2026).

Pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Basarnas Ternate, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Ternate, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate. Kegiatan ini melibatkan unsur masyarakat, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta mendapat dukungan dari TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat, dan Polri.

Penanggung Jawab BTB Baznas Kota Ternate, Nardiansyah Noor, mengatakan para peserta dari unsur masyarakat yang telah mengikuti pelatihan akan menjadi bagian dari Relawan Baznas Tanggap Bencana untuk membantu upaya penanggulangan bencana di wilayahnya.

Menurutnya, keberadaan relawan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar kebencanaan sangat penting, terutama di daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap berbagai bencana alam.

“Kami berkomitmen membantu warga yang terkena musibah, sekaligus mempersiapkan masyarakat agar lebih siap menghadapi ancaman bencana, terutama gempa bumi,” kata Nardiansyah yang akrab disapa Anca.

Ia menjelaskan, Kecamatan Batang Dua memiliki tantangan tersendiri dalam penanganan kebencanaan karena faktor geografis berupa wilayah kepulauan dengan akses transportasi laut yang bergantung pada kondisi cuaca.

Menurut Anca, relawan yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan dapat menjadi garda terdepan dan perpanjangan tangan tim penyelamat saat terjadi keadaan darurat.

“Baznas Kota Ternate berkolaborasi dengan Basarnas dan BPBD sebagai instansi teknis. Kami sifatnya mendukung sesuai dengan standar operasional prosedur yang dimiliki Baznas Tanggap Bencana,” ujarnya.

Lebih lanjut, Baznas Kota Ternate berencana membentuk Relawan BTB di setiap kelurahan di Kota Ternate. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam merespons berbagai kejadian darurat dan meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Anca mencontohkan, dalam peristiwa kebakaran maupun banjir, relawan yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian dapat segera melakukan evakuasi awal dan tindakan penanganan darurat sambil menunggu kedatangan petugas.

“Jika ada kejadian, relawan terdekat bisa membantu melakukan evakuasi dan tindakan yang diperlukan sehingga risiko korban dapat diminimalisir,” katanya.

Melalui pelatihan kesiapsiagaan bencana ini, Baznas berharap masyarakat Batang Dua semakin terlatih, memiliki kemampuan dasar penanganan bencana, serta lebih siap menghadapi berbagai potensi musibah yang dapat terjadi sewaktu-waktu.