Membaca Realitas

Mahasiswa KKN Unkhair Luncurkan Program Santiong Tanpa Sampah Plastik

Ternate, Kalesang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Santiong Tanpa Sampah Plastik” di Kantor Kelurahan Santiong, Kota Ternate.

Program tersebut dirancang sebagai upaya mengatasi persoalan sampah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.

Peluncuran program ini menjadi titik awal rangkaian kegiatan KKN mahasiswa Unkhair di Kelurahan Santiong. Sejumlah kegiatan telah disiapkan, mulai dari pelatihan pembuatan biopori untuk meningkatkan daya resap air dan mengelola sampah organik, sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga, hingga workshop upcycling berupa pembuatan gantungan kunci dari limbah tutup botol plastik.

Selain itu, mahasiswa juga akan mengembangkan produksi pupuk cair organik dengan memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna bagi tanaman. Berbagai program pendukung lainnya turut dirancang hingga kegiatan penutup yang dikemas dalam bentuk Fun Trip.

Kegiatan peluncuran dihadiri oleh Lurah Santiong, Sunarto Andili, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Abu Rahmat Ibrahim.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pengurangan sampah plastik, seluruh peserta yang hadir diwajibkan membawa dan menggunakan tumbler atau botol minum isi ulang. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai selama pelaksanaan kegiatan.

Lurah Santiong, Sunarto Andili, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Unkhair yang dinilai sejalan dengan visi pemerintah kelurahan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Ia juga mengajak para ketua RT untuk menjadi motor penggerak di lingkungan masing-masing agar kesadaran masyarakat dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai terus tumbuh dan berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pihak kelurahan, perangkat RT, dan masyarakat, gerakan Santiong Tanpa Sampah Plastik diharapkan mampu mengubah perilaku warga agar lebih bijak dalam mengelola sampah sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan KKN Reguler Santiong, M. Taufik, mengatakan program tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran dan kreativitas bagi mahasiswa dalam menghadirkan solusi atas persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat.

“Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar, berekspresi, dan berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan lingkungan di Kelurahan Santiong,” katanya.

Melalui berbagai kegiatan yang telah dirancang, mahasiswa KKN Unkhair berharap gerakan “Santiong Tanpa Sampah Plastik” dapat menjadi langkah nyata dalam membangun budaya peduli lingkungan dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan plastik sekali pakai.