Membaca Realitas

TP-PKK Kota Ternate Buka Pojok Baca di Taman Nukila, Dorong Minat Literasi Anak

TERNATE, Kalesang – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Ternate menghadirkan pojok baca di Taman Nukila sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat, khususnya anak-anak.

Pojok baca tersebut dibuka setiap Minggu pagi, mulai pukul 07.00 hingga 09.30 WIT. Kehadiran ruang baca ini mendapat antusiasme dari orang tua yang membawa anak-anak mereka ke Taman Nukila untuk bermain sekaligus membaca buku.

Ketua Pokja II TP-PKK Kota Ternate, Dewi Ie, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program di bidang pendidikan dan keterampilan, termasuk mendorong peningkatan kecakapan literasi masyarakat.

Menurut Dewi, pojok baca mulai dibuka sejak awal Juli 2026 dan hingga Minggu, 9 Agustus 2026, telah dilaksanakan sebanyak empat kali.

“Dalam pojok baca ini kami menyediakan permainan tradisional, seperti congklak, bekel, dan ular tangga. Kami juga menyediakan buku bacaan khusus anak. Ke depan, kami berencana menggelar lomba mewarnai,” ujar Dewi.

Ia berharap keberadaan pojok baca dapat menjadi ruang alternatif bagi anak-anak untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.

Salah satu orang tua, Ranto, mengapresiasi inisiatif TP-PKK Kota Ternate yang menghadirkan ruang baca sekaligus permainan edukatif di ruang publik.

Menurutnya, konsep tersebut menarik bagi anak-anak karena mereka dapat bermain sambil mengenal berbagai jenis bacaan.

“Anak-anak suka dengan permainan seperti ini, sehingga saya membawa mereka ke sini. Ke depan, buku bacaannya bisa lebih banyak lagi. Apalagi, kita bisa melihat anak-anak sekarang semakin jarang membaca. Jadi, ini kegiatan yang positif,” katanya.

Ranto berharap fasilitas tersebut terus dikembangkan, baik melalui penambahan koleksi buku maupun variasi permainan edukatif.

Ia menilai kegiatan seperti pojok baca penting untuk meningkatkan minat baca anak sekaligus menghidupkan ruang publik sebagai tempat yang ramah bagi aktivitas belajar dan bermain.

Dengan adanya pojok baca ini, Taman Nukila tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan akses bacaan dan kegiatan edukatif secara gratis.