Membaca Realitas
728×90 Ads

Lantik Pengurus IBM Maluku Utara, Sarbin Sehe Ajak Rawat Persaudaraan dan Keberagaman

TERNATE, Kalesang – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mengajak Ikatan Basudara Maluku (IBM) memperkuat persaudaraan dan menjaga keberagaman sebagai modal membangun daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka rapat kerja sekaligus melantik pengurus IBM Provinsi Maluku Utara dan kabupaten/kota periode 2026–2030 di Bela Hotel Ternate, Sabtu (17/10/2026).

Pelantikan yang mengusung tema “Merawat Persaudaraan di Bumi Moloku Kie Raha: Ale Rasa Beta Rasa” itu menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah perbedaan suku, agama, dan latar belakang sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Sarbin melantik Abu Zubair Latupono sebagai Ketua Umum IBM Maluku Utara dan Johanna Lusje Lethulur sebagai Sekretaris Umum, bersama jajaran pengurus lainnya.

Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan IBM Award kepada sejumlah tokoh asal Maluku yang dinilai berdedikasi bagi Maluku Utara serta peluncuran buku IBM. Hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, bersama sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Ternate.

Sarbin mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik kehadiran organisasi paguyuban yang tumbuh dari latar belakang suku, etnis, maupun kelompok masyarakat. Menurutnya, keberadaan organisasi semacam itu merupakan bagian dari kekayaan sosial yang dapat memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia berharap IBM menjadi ruang perjumpaan yang mampu mempererat hubungan antarkelompok masyarakat sekaligus menumbuhkan nasionalisme.

“Tentu, kita semua berharap bahwa nasionalisme diperkuat dari kelompok-kelompok ini. Kehadiran IBM Maluku Utara dan kabupaten/kota menjadi titik temu untuk merawat keberagaman dan kebersamaan. Perbedaan itu menjadi kekuatan untuk maju bersama,” kata Sarbin.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara terbuka untuk membangun kemitraan dengan berbagai organisasi masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kehidupan sosial yang harmonis.

Sarbin juga berharap Maluku Utara dapat menjadi contoh pembangunan demokrasi yang memberikan kesempatan setara kepada seluruh warga, tanpa membedakan suku, agama, maupun etnis.

“Untuk Maluku Utara, suatu saat akan menjadi contoh model pembangunan demokrasi. Kita tidak berpikir soal etnis, agama, atau suku, tetapi memberikan kesempatan yang sama kepada anak bangsa untuk melangkah. Hal ini telah dibuktikan di Maluku Utara di tengah keragaman,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyampaikan bahwa Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Kota Ternate tahun 2026 mencapai 7,48 dengan kategori sangat baik.

Menurut Tauhid, capaian tersebut mencerminkan kemampuan masyarakat menjaga keharmonisan di tengah perbedaan agama, budaya, dan latar belakang sosial. Ia menilai, keterbukaan masyarakat menjadi salah satu karakter penting Kota Ternate dalam membangun kehidupan bersama.

“Hasil tersebut menunjukkan Kota Ternate memiliki tingkat harmoni keberagaman yang kuat di tengah masyarakat yang terdiri dari berbagai latar belakang agama, budaya, dan sosial,” kata Tauhid.

Ia menambahkan, Ternate merupakan kota yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai daerah untuk tinggal, bekerja, dan membangun kehidupan bersama.

“Ini menunjukkan bahwa Ternate adalah kota terbuka, yang bisa menerima semua orang untuk tinggal di Ternate. Berdasarkan penilaian survei ini, secara keberagaman kita di Ternate luar biasa,” ujarnya.

Tauhid juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini berkontribusi menjaga keharmonisan sosial dan mendukung pembangunan Kota Ternate.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak terlepas dari peran seluruh masyarakat, termasuk mereka yang datang dari berbagai wilayah dan kemudian menetap serta membangun kehidupan di Ternate.

“Saya berterima kasih, karena ini akan memperkuat bangunan sosial yang ada di Kota Ternate. Kita tidak bisa maju seperti ini tanpa kontribusi siapa pun yang telah hidup, datang, dan beranak pinak di Kota Ternate,” tuturnya.

Ia berharap kehadiran IBM semakin mempererat persaudaraan masyarakat Maluku yang merantau dan menetap di Maluku Utara, khususnya di Kota Ternate. Organisasi tersebut juga diharapkan terus berkontribusi dalam menjaga toleransi, memperkuat kebersamaan, dan mendukung pembangunan daerah.

728×90 Ads