Membaca Realitas
728×90 Ads

Tidak Terima Kematian Anggota Keluarga, Pemuda Sorong Blokir Jalan Raya

Sorong (Kalesang) – Sejumlah pemuda di Sorong Papua membakar ban dan memblokir jalan jenderal Sudirman, Sorong(6/2/2022).

Dilansir dari CNN Indonesia aksi itu dipicu kematian seorang warga setempat yang diduga tersengat listrik di atas rumah orang. Mereka menduga kematian itu bukan akibat tersengat listrik, tapi dibunuh. Karena tidak terima atas kematian tersebut, mereka memblokade jalan untuk menuntut kepolisian mencari pelaku.

“Kami blokade jalan raya ini untuk menuntut kepolisian mencari pelaku pembunuhan saudara kami. Bagi kami dia dibunuh bukan kena listrik,” kata seorang massa aksi saat membakar ban bekas untuk memblokade jalan Jenderal Sudirman kota Sorong.

Selama 6 jam lamanya massa memblokade jalan dan menghadang pengendara yang hendak lewat, hal ini mengganggu kenyamanan pengguna jalan raya. Massa juga dilaporkan membawa parang dan panah untuk menghadang aparat kepolisian membuka blokade jalan raya tersebut

Kepolisian Resor Sorong Kota yang dibantu Satuan Brimob Polda Papua Barat terpaksa harus menggunakan gas air mata untuk membubarkan kumpulan massa.

Massa yang berhamburan melakukan perlawanan dengan melempari anggota polisi dengan batu dan juga menggunakan botol kaca.

AKBP Ary Nyoto Setiawan Kapolres Sorong Kota saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya bersama dengan Brimob Polda Papua Barat membubarkan blokade jalan jendral Sudirman.

Kapolres menuturkan, aksi itu bermula dari ditemukannya salah seorang warga setempat yang meninggal dunia di atas atap rumah warga. Setelah dilakukan penyelidikan, kepolisian mengetahui penyebab kematiannya karena tersengat istrik. Hal ini juga disampaikan kepada pihak keluarga.

“Awalnya keluarga terima dengan baik kematian tersebut dan di lakukan pemakaman korban secara baik, namun Minggu dini hari ada sekelompok pemuda kebanyakan anak-anak blokade jalan sehingga dibubarkan,” tambah Kapolres. (Tr-05)

Penulis : Revi Rimadhani Muksin

728×90 Ads