Membaca Realitas

Mengintip Sampah yang Beserakan di Pelabuhan Bastiong

TERNATE (kalesang) – Permasalahan sampah di Kota Ternate, Maluku Utara kini masih menjadi topik hangat dibibir masyarakat. Mulai dari pencemaran ekosistem laut, pencemaran udara hingga berdampak langsung kepada kesehatan manusia.

Seperti terpantau di area pelabuhan penyebrangan Ternate-Tidore, Kelurahan Bastiong, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (11/3/2022), sampah masih berserakan di beberapa titik.

Tak disangka, sampah-sampah itu rupanya berasal dari pengunjung maupun penumpang kapal di pelabuhan pelabuhan yang memiliki tiga dermaga penyebrangan itu.

Mulyono, salah satu buruh pelabuhan membeberkan, selama tiga tahun menjadi buruh di pelabuhan tersebut, ia belum pernah melihat tempat pembuangan sampah (TPS) di lokasi pelabuhan. Kondisi ini terpaksa pengunjung membuang sampah ke laut.

“Selama ini tidak ada tempat sampah, jadi kalau buang sampah itu ke laut.” Bebernya ketika ditemui klesang.id, Jumat (11/3/2022) sembari menunjuk tumpukan sampah di tepi pantai.

Bahkan petugas kebersihan pelabuhan saat membersihkan lokasi parkir, sampahnya juga dibuang ke laut.

“Kalau petugas menyapu itu, sampahnya dibuang langsung ke laut.” Ujarnya.

Hal senada juga di akui Faisal Muhammad, salah satu pengunjung di pelabuhan tersebut. “Tidak ada tempat sampah disini, tidak tau mau buang sampah kemana.” Tuturnya.(tr-06)

 

Reporter: Harisman Salim l Editor: Ibrahim