Membaca Realitas

HMI Desak Kapolda Copot Kapolres Halut Terkait Penanganan Kasus Pelecehan Seksual

TERNATE (kalesang) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate menggelar aksi di depan Mapolda Maluku Utara (Malut), Senin (14/3/2022).

Aksi unjuk rasa tersebut, massa memprotes terkait lambatnya penanggan tindak pidana kasus dugaan pelecehan seksual oleh Peyidik Reskrim Polres Kabupaten Halmahera Utara (Polres Halut).

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Ahmad R. Idin ketika ditemui oleh kalesang.id disela – sela aksi mengatakan, aksi ini merupakan bentuk mosi ketidakpercayaan terhadap pihak Kepolisian Polda Malut dan Polres Halut, atas penanganan perkara kasus dugaan pelecehan seksual di Halmahera Utara.

“Penanganan kasus dugaan pelecehan seksual oleh salah satu oknum OKP terhadap salah satu Kohati HMI pada tanggal 14/2/22 dinilai lambat penangananya oleh pihak kepolisian.” Kata Ahmad R. Idin.

Lanjut Ahmad, kasus dugaan tindak pidana pelecehan seksual hingga kini sudah kurang lebih 1 bulan dan belum juga ada perkembangan.

“Sudah sebulan, mulai dari Selasa (14/2/2022) korban melapor, namun hingga kini masih tahap peyeledikikan belum penetapan tersangka.” Ucapnya.

Ia menambahkan, tujuan aksi ini selain mengusut tuntas kasus kekerasan seksual, juga mendesak Kapolda untuk mencopot Kaporles dan Kasat Reskrim Halut, karena diduga melindungi MS yang diduga kuat melakukan perbuatan asusila itu.

“Kami juga mendesak Kapolda Irjen Pol Risyapudin Nursin untuk mencopot Kapolres dan Kasat Reskrim Halmahera Utara.” Tegas Ahmad.(tr-06/tr-07)

 

 

Reporter: Ikky Ahdian Umage/Harisman Salim
Editor: Ibrahim