Cegah Konflik Lanjutan, Masyarakat Fatcei dan Mangon Buat Kesepakatan Bersama
SANANA (kalesang) – Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sula di bawah pimpinan AKBP, Cahyo Widyatmoko bergerak cepat mencegah konflik antara warga Desa Fatcei dan Desa Mangon, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara yang terlibat bentrok pada Sabtu (21/5/2022).
Kapolres Kepsul, AKBP Cahyo Widyatmoko mengundang perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dari kedua desa tersebut. Turut hadir Camat Sanana, Danramil, Kapolsek dan Pemerintah Daerah Kepsul yang diwakili oleh Bagian Pemerintahan Setda Kepsul.
BACA JUGA: Diduga Dianiaya Warga Desa Mangon Meninggal Dunia. Polisi Buru Para Pelaku
Dalam pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bersama. Salah satunya mengenai penganiayaan hingga mengakibatkan satu orang kehilangan nyawa itu sepenuhnya menjadi tugas polisi.

Cahyo mengatakan, kesepakatan ini ditandatangani oleh beberapa pihak yang hadir.
“Jadi semua yang hadir dalam pertemuan itu tetap menjaga kondusifitas wilayah. Intinya dapat bertanggung jawab untuk menetralisir ke warganya agar tidak terprovokasi serta tidak ada aksi balas atau penyerangan.” Katanya kepada kalesang.id.
“Itu yang harus kita pegang teguh dan kita jadikan sebagai komitmen bersama. Supaya masyarakat bisa beraktivitas seperti biasanya.” Sambung Kapolres.
Ia manambahkan, dari hasil interogasi beberapa saksi, penyidik menemukan titik terang satu orang yang diduga sebagai pelaku.
“Kami akan gelar perkara siapa saja yang terlibat secara langsung melakukan tindak kekerasan tersebut. Saya komitmen untuk menangkap terduga pelaku. Nanti kita lihat setelah gelar perkara.” Pungkasnya.(tr-02)
