Membaca Realitas

Besok, DPRD dan Disperindagkop Kepsul Sidak di SPBU Sanana dan Pangkalan Minyak Tanah

SANANA (kalesang) – DPRD dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara (Malut) akan melakukan sidak di SPBU Sanana dan pangkalan minyak tanah.

Pada saat Komisi II DPRD Kepsul memanggil Disperindagkop untuk membahas permasalahan itu pada Rabu (29/6/2022), dari situ baru direncanakan untuk melakukan sidak di SPBU, Kamis (30/6/2022).

Kepala Dinas Perindagkop Kepsul, Djena Tidore mengatakan, mereka dipanggil oleh Komisi II DPRD dengan tujuan membahas terkait dengan antrian panjang yang terjadi di SPBU Sanana Lestari dan pangkalan minyak tanah.

“Dari hasil rapat hari ini, makanya besok baru kami turun sidak di SPBU dan 99 pengkalan minyak tanah.” Kata Djena kepada kalesang.id.

Antrian panjang itu, lanjut Djena, karena warga berburu minya yang telah disubsidi tersbeut. Menyangkut dengan pangkalan fiktif, Jena mengaku tidak mengetahuinya.

“Kalau soal pangkalan fiktif besok baru kita lihat. Karena tercatat sebanyak 99 pangkalan ada di data resmi. Jadi besok baru kita cek untuk dievaluasi kembali.” Bebernya.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Kepsul, Safrin Gailea  menambahkan, jika nanti ditemukan pelanggaran pada saat sidak. Maka pihaknya langsung memerintahkan Perindagkop untuk mengeksekusi dalam bentuk menyegel pangkalan tersebut.

“Besok kami turun sidak bersama Perindagkop, maupun seluruh OKP di Kepsul.” Kata Safrin.

Politisi NasDem itu telah perintahkan Perindagkop agar keluarkan surat edaran terkait dengan hasil temuan di lapangan. Sambil tunggu aturan dari Penerima Pajak Penghasilan (PPH) Migas, yakni ketentuan pemerintah atas siapa yang nantinya mendapat BBM jenis pertalite, maka harus mendaftar pada aplikasi May Pertamina.

“Jadi sebelum ketentuan itu keluar, kami tetap melakukan uji petik di lapangan dan bersandar pada edaran yang nantinya diterbitkan oleh Perindagkop.” Tandasnya.(tr-02)

 

Reporter: Karman Samuda

Redaktur: Junaidi Drakel