Membaca Realitas

Ini Data Desa yang Terendam Banjir di Sanana

SANANA (Kalesang)– Jumlah rumah warga  yang terendam banjir di lima desa, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara(Malut) sebanyak 452 rumah.

Selama hujan yang mengguyur Kota Sanana dua hari ini, membuat banyak rumah terendam banjir. Di Desa Wai Ipa, mulai dari RT 1-3 rumah yang terendam banjir berjumlah 138 rumah.

Kepala Desa Wai Ipa, Adisen Ipa mengatakan, dari data sementara baru tiga RT. Pihaknya belum mendata lanjut dari RT 4-8. Kendati begitu, Adisen menyebut dari Dinas Sosial dan BPBD sudah turun ke lokasi untuk mengambil dokumentasi sekaligus mendata jumlah rumah yang terdampak.

Adisen mengatakan penyebab banjir di Desa Wai IPA selain intensitas hujan tinggi.  Kali Wailib dan Waisagu juga meluap hingga air masuk ke rumah warga. Selain jumlah rumah yang terendam banjir di Desa Wai Ipa, tercatat jumlah rumah warga di Desa Umaloya yang ikut terendam banjir sebanyak 198 rumah, Desa Fatcei 50 rumah, Desa Falahu 59 rumah dan Desa Fagudu 7 rumah.

Sementara untuk Desa Fogi dan Desa Waihama informasinya belum diperoleh kalesang.id.

Kepala Desa Fatce, Nurdin Drakel menyatakan, di desanya hampir seluruh rumah terendam banjir. “kalau kita hitung, hampir semua rumah trendam, namun yang parah kurang lebih sekira 50 rumah saja.”jelasnya kepada Kalesang.id, Jumat(15/7/2022).

Nurdin berharap Pemda Kepsul, bisa membantu desa-desa yang terendam banjir, karena menurutnya anggaran desa sudah terpakai habis untuk pos anggaran masing-masing.” Kalau boleh Pemda bisa bantu kami. Karena anggaran kami tidak cukup untuk menangani rumah warga yang terdampak banjir.”keluhnya.

Berita Terkait : Malam Ini Kota Sanana Terendam Banjir

Terpisah, berdasarkan data yang dirilis Humas dan Protokoler Setda Kepulauan Sula, lokasi desa yang banjir antaranya, Desa Fagudu, Falahu, Fogi, Waihama, Wai Ipa, Pastina, Umaloya Wailau, Kecamatan Sanana. Kemudian desa yang berada di Kecamatan Sanana Utara, Man Gega, Fukweu dan Pohea.

Berita Terkait: Dihantam Banjir Satu Jembatan di Desa Pohea Rusak, 8 Desa Terancam Terisolasi

Kemudian korban terdampak sebanyak 750 jiwa. Sekolah yang terdampak banjir yakni, SD 4 bangunan, SMP 2 bangunan SMA/SMK 3 unit bangunan dan data Puskemas 2 unit yang terdampak banjir. Kerugian rumah terdampak kurang lebih 450 unit.

Berita Terkait: Ratusan Perkuburan Islam di Desa Fatcei Terendam Banjir

Sekadar diketahui, hingga berita ini dipublis pihak BPBD Kepsul blum dapat dikonfirmasi.(tr-02).

 

 

Reporter: Karman Samuda

Redaktur: Junaidi Drakel