Ekonomi Malut Triwulan II Tumbuh, Pertambangan Tetap Tertinggi
TERNATE(kalesang)– Perekonomian Maluku Utara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku Triwulan II Tahun 2022 mencapai Rp17,44 triliun.
Hal itu berdasarkan berita resmi statistik yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara pada Jumat (6/8/2022) kemarin.
Pertumbuhan terjadi pada sebagian besar lapangan usaha kecuali Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi yang mengalami kontraksi sebesar -4,17 persen.
Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Pertambangan dan Penggalian sebesar 9,91 persen, Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 5,75 persen serta Pengadaan Air, Pengolahan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 4,70 persen.
Sedangkan, Lapangan Usaha Industri Pengolahan dan Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yang memiliki peran dominan pertama dan ketiga juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 1,55 persen dan 0,67 persen.
Kemudian, beberapa lapangan usaha lainnya yang mengalami pertumbuhan di antaranya Lapangan Usaha Konstruksi sebesar 3,52 persen, jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 2,87 persen, serta Real Estate Sebesar 2,52 Persen.
Sementara itu, ekonomi triwulan II tahun 2022 dibandingkan pada triwulan II tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 27,74 persen.
Pertumbuhan terjadi pada 14 lapangan usaha yaitu Industri Pengolahan sebesar 114,45 persen, transportasi dan Pergudangan sebesar 38,23 persen serta Pertambangan dan Penggalian sebesar 34,22 persen.
Untuk jasa Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yang memiliki peran dominan ketiga dalam perekonomian Maluku Utara tumbuh sebesar 4,48 persen.
Struktur PDRB Maluku Utara menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku Triwulan II tahun 2022 telah mengalami perubahan jika dibandingkan dengan Triwulan II tahun 2021.
Perubahan terjadi seiring dengan meningkatnya aktivitas Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian serta Lapangan Usaha Industri Pengolahan yang telah menggeser Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan.
Perekonomian Maluku Utara pada triwulan ini didominasi oleh lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 30,04 persen, diikuti oleh Pertambangan dan Penggalian sebesar 17,21 persen; Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar 13,91 persen; Perdagangan Besar-Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 11,18 persen dan Administrasi Pemerintahan, Pertanahan dan Jaminan Sosial sebesar 9,31 persen.
Peranan kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Maluku Utara mencapai 79,51 persen.(M-2)
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan
