Oknum Kontraktor di Kepsul Diduga Tipu Pengusaha Ratusan Juta
SANANA (Kalesang) – Salah satu Kontraktor di Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara berinisal JU diduga menipu Umar Buton dengan dalih pinjaman uang. Jumlah uang yang dipinjam sebesar Rp100 Juta.
Berdasarkan pada kwitansi penyerahan uang tersebut tertanggal 24 Maret 2021 lalu. Dimana ditandangani oleh JU diatas materai 10 ribu.
Dalam kwitansi yang diperoleh kalesang.id, memang hanya tertuang uang pinjaman. Akan tetapi, setelah dilakukan penelusuruan baik dari Umar selaku pemberi pinjaman serta sumber terkait lain. Uang tersebut diduga digunakan untuk kebutuhan salah satu pejabat di Pemerintahan Kepulauan Sula.
Umar yang dikonfirmasi, Selasa (9/08/2022). Menjelaskan bahwa JU tidak memiliki etikat baik untuk mengembalikan uang tersebut sebab, pinjaman sudah lebih dari 1 tahun tidak dikembalikan.
“Dia bilang nanti dikembalikan, tapi sampai saat ini belum juga dikembalikan. Saya pikir ini sudah masuk unsur penipuan.” Tegasnya.
Bahkan sebelumnya masalah pinjaman tersebut, telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan menurutnya JU saat itu berjanji dihadapan pihak kepolisian untuk secepatnya menganti uang tersebut.
“waktu itu saya sudah pernah buat laporan, tapi dorang (polisi) bilang ini masalah perdata kalau sudah terbayarkan, tapi sampai ini tidak dibayar sepeserpun inikan sudah masuk penipuan ini,” Jelas Umar.
Umar yang berprofesi sebagai pengusaha tersebut juga sudah berulang kali berkomunikasi dengan JU agar segera mengembalikan uangnya. Namun, JU selalu berdalih agar menunggu perintah dari oknum pejabat yang diduga mengunakan uang tersebut.
Bahkan menurutnya beberapa waktu lalu JU pernah menelephone Oknum pejabat tersebut untuk meyakinkan dia bahwa uang tersebut akan dikembalikan.
“Beberapa waktu yang lalukan beliau di jakarta dia JU ini kasih yakin saya dia telephone bicara dengan beliau dan dia kasih loudspeaker kasih dengar ke saya.” Ungkapnya.
Umar juga bilang ke JU dia tidak ada urusan dengan Oknum Pejabat tersebut, karena menurutnya yang menandatangani kwitansi merupakan JU.
“Saya sudah bilang ke yang bersangkutan bahwa saya tidak punya urusan dengan siapa-siapa. Sebab, di dalam kwintansi hanya ada nama dia.” Tuturnya.
Dia juga sebutkan akan membongkar semua pinjaman JU dari beberapa orang lagi yang masih belum dilunasi oleh JU
“Masih ada beberapa orang lagi yang belum dia bayar utangnya. Sekarang saya tidak mau tahu lagi mereka harus kembalikan.” Sebut Umar.
JU sendiri diketahui saat ini berprofesi sebagai Kontraktor. Berdasarkan informasi awal JU mengerjakan beberapa proyek milik pemerintah di Kabupaten Kepulauan Sula.
Sementara itu, reporter kalesang.id sudah berupaya untuk mengonfirmasi JU dengan mendatangi kediamannya, namum tidak menemukan JU kemudian, kami juga mengonfirmasi via telephone dan Whatsapp dengan nomor 0821-8906-xxxx juga tidak direspon hingga berita ini dipublish. (Tr-02).
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Wendi Wambes
