Membaca Realitas

Harga BBM Naik, Kepala BI Malut Optimis Angka Inflasi Dibawah 7 Persen

TERNATE (kalesang)– Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Utara, R. Eko Adi Irianto memprediksi dengan adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), angka inflasi di Kota Ternate, Maluku Utara bisa terjaga.

“Angka inflasi Kota Ternate diprediksi masih bisa terjaga atau mencapai dibawah 7 persen sesuai dengan target pemerintah pusat.”Kata Eko Saat dikonfirmasi, Senin (12/9/2022).

Eko mengatakan pada bulan September ini ditargetkan untuk tidak jauh berbeda dengan bulan Agustus lalu, yang mana tidak terlalu terdampak atau tercatat tidak terlalu tinggi.

“Ini sudah pertengahan bulan sehingga mestinya tidak terlalu besar ,tetapi bulan depan mungkin sudah terlihat dampak inflasinya.”Jelasnya.

Lanjutnya, dampak kenaikan maupun penyesuaian harga BBM, menurut Eko sifatnya tidak langsung, seperti penyesuaian harga bahan pangan. Namun, tidak terkecuali penyesuaian tarif angkutan yang terkena dampak langsung.

Terkait hal itu, ia mengaku Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ternate telah mendiskusikan langkah-langkah penanganannya, yakni pihaknya akan mengendalikan kenaikan transportasi, karena hal tersebut merupakan darah dari pergerakan ekonomi.

Selain itu, terdapat arahan dari pemerintah pusat yang akan didorong dalam waktu dekat, yakni memberikan subsidi transportasi.

“Transportasi naik harga barang juga akan naik, tapi kita tidak bisa menghindari tarif transportasinya naik.”Ujarnya.

Memastikan ketersediaan bahan pangan yang strategis dan memiliki andil tertinggi terhadap inflasi Maluku Utara juga akan dilakukan oleh pihaknya, sebab ia menuturkan dampak ketersediaan pangan akan terlihat saat akhir bulan, yang mana cuaca tidak menentu.

Ketersediaan Ikan,bawang, rica, dan tomat akan dipastikan, terutama memasuki akhir tahun karena biasanya musim hujan dan cuaca dilaut juga tidak baik, maka pergerakan barang menjadi terhambat.”Tuturnya

Selain itu, menggalakkan kembali pemanfaatan pekarangan untuk menanam agar lebih masif dilakukan oleh masyarakat di Maluku Utara khususnya Kota Ternate sebagai kota inflasi.

Disinggung terkait sektor yang dominan terkena inflasi, Eko mengungkapkan tarif angkutan saat ini memiliki andil serta Bawang, Rica, dan Tomat (Barito).

“Tren harga Barito lagi turun, jadi semoga andilnya tidak terlalu besar.”Pungkasnya.(M-02)

 

 

Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan