Membaca Realitas

BMKG Ternate Imbau Warga Waspada Banjir dan Longsor Akibat Hujan Lebat

Ternate, Kalesang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, menyusul masih adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi dalam durasi panjang dan berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Rabu (29/4/2026).

Prakirawan BMKG Sultan Babullah Ternate, Dewu Makhrantika Madiong, mengatakan masyarakat perlu mewaspadai dampak lanjutan dari cuaca ekstrem tersebut, terutama di wilayah yang memiliki kerawanan bencana. Selain banjir dan longsor, hujan lebat juga berpotensi menurunkan jarak pandang di wilayah perairan.

“Masyarakat diimbau untuk mengenali potensi bencana hidrometeorologi di lingkungan masing-masing, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana,” ujar Dewu.

Ia juga mengingatkan pentingnya melakukan langkah mitigasi secara mandiri, seperti membersihkan sampah dari saluran air, memangkas atau merapikan ranting di sekitar rumah, serta tidak membuang sampah sembarangan agar aliran air tidak tersumbat.

Selain masyarakat, BMKG turut meminta BPBD, Balai Wilayah Sungai, dan Dirlantas Polda Maluku Utara untuk mengantisipasi serta menghindarkan warga dan arus lalu lintas dari zona rawan longsor, banjir, dan banjir bandang selama periode peringatan dini cuaca berlangsung.

“Seluruh pihak diminta terus memantau perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca dari BMKG melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial, berbagai kanal informasi resmi, serta call center 196,” katanya.

BMKG menegaskan, pemantauan informasi cuaca secara berkala menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem di wilayah Maluku Utara.