Membaca Realitas

Cuaca Maluku Utara Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Morotai hingga Gane

Ternate, Kalesang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Maluku Utara pada Senin (8/6/2026).

Masyarakat di sejumlah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Prakirawan BMKG Sultan Baabullah Ternate, Muhammad Faiz, mengatakan kondisi cuaca pada pagi hari umumnya cerah berawan. Namun, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di wilayah Taliabu Barat, Lede Utara, Weda Tengah, Weda Utara, Bacan, dan sekitarnya.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan didominasi kondisi berawan dengan peluang hujan ringan hingga lebat di sejumlah wilayah, antara lain Pulau Morotai, Loloda, Ibu, Kao, Patani, Weda, Maba, Gane, Obi, Taliabu, Bacan, dan daerah sekitarnya.

“BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah Morotai, Loloda, Ibu, Kao, Weda, Maba, Patani, Gane, dan sekitarnya,” kata Muhammad Faiz dalam prakiraan cuaca harian yang diterbitkan BMKG Sultan Baabullah Ternate.

BMKG mencatat suhu udara di Maluku Utara berada pada kisaran 25 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 70 hingga 90 persen. Sementara arah angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.

“Selain cuaca darat, BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut untuk memperhatikan kondisi gelombang. Tinggi gelombang di perairan Maluku Utara diperkirakan berkisar antara 0,25 hingga 1,5 meter,” bebernya.

Peningkatan tinggi gelombang berpotensi terjadi di perairan barat Obi, perairan timur Sanana, dan perairan selatan Taliabu. Nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan tersebut diminta untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca sebelum berlayar.

“BMKG mengimbau masyarakat agar terus mengikuti informasi cuaca resmi yang dikeluarkan BMKG guna mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” tandasnya.