Membaca Realitas

Ini Lima Langkah Penyelamatan Diri Saat Kapal Tenggelam

TERNATE (kalesang)– Peristiwa tenggelamnya Loang Boat dengan Person (POB) 22 orang di perairan Pulau Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara pada Minggu (25/9/2022) hari ini, menyisakan duka mendalam.

Menurut informasi yang dihimpun oleh kalesang.id, jumlah korban yang selamat berjumlah 18 orang, sedangkan korban yang meninggal dunia sebanyak 4 orang.

Dari kejadian tersebut, pengawasan standar keselamatan bagi kapal-kapal pengangkut penumpang perlu diperketat. Dari sisi penumpang, ada baiknya juga mengetahui langkah apa yang bisa dilakukan sebagai penyelamatan diri jika berada pada long boat yang hampir tenggelam sehingga peluang untuk selamat akan lebih besar.

Dilansir dari Kompas.com, Berikut sejumlah langkah penyelamatan diri yang bisa Anda lakukan:

1. Tetap tenang

Hal terpenting untuk menyelamatkan diri dari kapal tenggelam adalah tetap tenang. Jika Anda dalam keadaan panik, cobalah untujk menarik napas dalam. Kepanikan akan membuat Anda berpikir melakukan penyelamatan dan mengalami bahaya lebih besar.

Berita Terkait:Long Boat dari Desa Buya Dilaporkan Tenggelam di Perairan Pulau Mangoli

2. Temukan pelampung

Saat kapal yang Anda tumpangi tenggelam, sebisa mungkin berupayalah untuk menemukan pelampung. Ada beberapa jenis pelampung, seperti pelampung penyelamat, pelampung keras, dan rakit yang dapat digelembungkan. Pelampung akan membuat Anda bertahan lebih lama di air. Jika tidak menemukan pelampung, cari benda-benda yang dapat membuat Anda mengapung. Anda juga bisa mencari puing-puing kapal yang bisa digunakan untuk tetap terapung seperti daun pintu atau serpihan kapal yang masih terapung.

3. Lompat dari kapal

Jika harus melompat dari kapal, pastikan Anda tetap memakai sepatu. Sebelum melompat, pastikan tidak mendarat di atas orang atau benda lain. Untuk posisi melompat yang sebaiknya dilakukan yakni:

• Letakkan salah satu lengan pada perut Anda, lalu genggam siku yang satunya.
• Gunakan tangan yang lain untuk menutupi hidung
• Lompatlah sejauh mungkin
• Saat jatuh, silangkan kaki dan cobalah masuk ke air dengan telapak kaki lebih dulu.

Berita Terkait: Long Boat Terbalik di Kepulauan Sula, Empat Orang Meninggal Dunia

4. Menjauh dari kapal, jika ukurannya besar.

Kapal besar cenderung menciptakan efek menyedot dan menghisap semua yang tenggelam. Akibatnya, semakin besar kapal, Anda harus menyingkir dari kapal saat kapal itu tenggelam. Hal ini penting karena kapal besar bisa menyedot Anda meskipun memakai pelampung penyelamat. Untuk menyingkir dari kapal.

Berita Terkait:Berikut Jumlah dan Indentitas Korban Laka Laut di Perairan Pulau Mangoli

5. Hindari Hipotermia

Selain tenggelam, hipotermia merupakan ancaman terbesar bagi keselamatan Anda setelah kapal tenggelam. Paparan terhadap air dingin akan menurunkan suhu tubuh. Jika suhu tubuh terlalu rendah, tubuh akhirnya akan mati rasa dan berisiko menyebabkan meninggal dunia.(M-02)

 

 

Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan