SOFIFI (kalesang) – Salah satu agenda kunjungan kerja (Kunker) Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) di Provinsi Maluku Utara (Malut), khususnya di Ibukota Sofifi adalah meresmikan Masjid Raya Shaful Khairaat Sofifi.
Kepala Biro (Karo) Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Malut, Rahwan K Suamba kepada kalesang.id, mengatakan, agenda ini menjadi usulan Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK) yang diutarakan langsung ke Presien Jokowi di istana negara beberapa waktu lalu.
“Sudah ada beberapa titik kunjungan yang dipersiapkan pemerintah provinsi di Sofifi terkait rencana kunjungan.” Kata Rahwan, Senin (26/9/2022).
Gubernur AGK beralasan meminta khusus Presiden RI untuk meresmikan bangunan Mesjid Raya Shafful Khairaat Sofifi karna peletakan batu pertama juga dilaksanakan oleh presiden tahun 2011 lalu.
“Rencana kunjungan Presiden RI ke Sofifi termasuk ke mesjid raya Sofifi sangat dinantikan masyarakat di Provinsi Maluku Utara.”Kata Rahwan.
Sementara Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Malut, Saifuddin Juba menjelaskan polemik terkait hutang pihak ketiga pembangunan Masjid Raya Shaful Khairaat yang sempat diberitakan sejumlah media sebelumnya, sudah selesai dan siap diresmikan Presiden RI.
“Terkait dengan pemberitaan di beberapa media tentang adanya polemik di Masjid Raya Sofifi susah selesai.” Ucap Saifuddin Djuba.
Terpisah, Pihak PT. Anugerah Lahan Baru, salah satu kontraktor yang membangun Masjid Raya Sofifi menyatakan siap mendukung peresmian masjid raya oleh bapak presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
“Terkait dengan keterlambatan pembayaran sudah ditindak lanjuti oleh pemerintah provinsi dan tidak ada lagi masalah.” Kata Rizal dari pihak PT. Anugerah Lahan Baru.
Bagi Rizal, masjid raya tersebut adalah simbol Maluku Utara yang dapat dijadikan sejarah, maka pihaknya sangat mendukung keinginan gubernur agar presiden dapat meresmikan Masjid Raya Sofifi dalam kunjungan nanti.(tr-08)
Reporter : M. Rifdi Umasangadji
Redaktur : Wawan Kurniawan
