Membaca Realitas

Jadi Pintu Masuk Sail Tidore 2022, Ini yang Disiapkan Pemkot Ternate

TERNATE (kalesang) – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate telah menyiapkan sejumlah persiapan untuk menyambut perhelatan Sail Tidore 2022 si Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Persiapan tersebut, terutama soal dipajangnya beberapa produk UMKM dari Kota Ternate di Sail Tidore 2022 nantinya. Hal ini, senada apa yang disampaikan Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman beberapa hari lalu.

“Secara khusus nanti UMKM itu ada di Sail Tidore 2022.” Ucap Tauhid saat diwawancarai kalesang.id pada Selasa (8/11/2022) kemarin.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate, Hadi Hairuddin mengatakan akan melihat terlebih atau mengkroscek terlebih dahulu produk UMKM yang akan dipajang tersebut.

“Nanti kami kroscek, mungkin Taranoate.” Singkat Hadi ketika dikonfirmasi melalui pesan seluler Kamis (10/11/2022).

Seperti diketahui, walaupun Kota Ternate bukan tuan rumah Sail Tidore 2022, namun Ternate merupakan jalur utama atau pintu masuk. Hal ini, tentu dapat berpengaruh pada potensi wisata dan pendapatan perhotelan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Ternate, Rustam P. Mahli mengemukakan, sejauh ini pihaknya telah menyiapkan sejumlah persiapan salah satunya rapat koordinasi dengan pihak bandara.

“Alhamdulillah sudah dilakukan, melihat bagaimana bandara itu sebagai pintu masuk, baik pelayanannya dan pihak bandara juga memberikan ruang kepada kami.” Kata Rustam.

Dikatakan, ada beberapa kesepakatan dengan pihak bandara sebelum dimulainya Sail Tidore 2022 ini, yaitu ada identitas bagaimana pelayanan orang luar (tamu) dan sudut pojok rempahnya.

Selain itu, terdapat penertiban arus kendaraan yang melayani penumpang pulang dan pergi, di mana dimaksudkan menjaga keseimbangan jangan sampai ada penetapan tarif yang melonjak.

Kemudian, kata Rustam, pihaknya juga telah melakukan monitoring atau pengawasan terhadap hotel dan restoran yang layak dan tidak layak, sehingga memanggil pihak-pihak terkait untuk dilakukan pembinaan baik dari segi pelayanan, manajamen, dan higienisnya seperti apa.

“Itu fungsi kami, sehingga kami mengarahkan mereka ke hal demikian. Kami sudah memanggil pemilik hotel menyangkut kesiapan ketersediaan kamar.” Ungkapnya.

“Harus bisa dipastikan berapa kamar yang tersedia, untuk melayani pejabat atau tamu yang berkunjung ke Ternate.” Sebutnya.

Ia menambahkan, pihaknya memberikan warning kepada panitia Sail Tidore 2022 bahwa sesuai hasil rapat internal, sampai dengan tanggal 20 November 2022 tidak ada lagi pelayanan tamu.

“Kalau memang itu tergantung daripada panitia Sail Tidore 2022, karena itu garansi atau waktu yang diberikan Kadis Provinsi Malut kepada kami.” Tukasnya.(m-01)

 

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Wawan Kurniawan