Membaca Realitas

Realisasi APBD Malut Per Oktober Capai Rp9.793 Miliar, Komponen Belanja Rendah

TERNATE (kalesang)– Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DjPb) Maluku Utara memaparkan kinerja realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Regional Maluku Utara per Oktober 2022.

Berdasarkan hasil pemaparan itu, realisasi pendapatan APBD Provinsi Maluku Utara per 31 Oktober 2022 sebesar Rp9.793,96 atau 75,34 persen dari total pagu.

Kepala Kanwil DjPb Maluku Utara, Adnan Wimbyarto mengungkapkan realisasi pendapatan APBD Provinsi Maluku Utara per Oktober 2022 ini, masih didominasi oleh komponen dana transfer, yang mencapai Rp8.726,01 Miliar atau 89,04 persen dari keseluruhan pendapatan.

“Besarnya proporsi dana transfer dalam komponen pendapatan APBD menunjukkan bahwa kapasitas fiskal daerah kita masih rendah.” Ungkapnya, Selasa (29/11/2022).

Dari angka pendapatan tersebut, menghasilkan Akumulasi SiLPA sebesar Rp1,78 Triliun.

Jika dirinci, Realisasi Dana Bagi Hasil (DBH) per 31 Oktober 2022 mencapai Rp1.317,51 Miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp5.345.05 Miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Rp1.162,99 Miliar, DAK Non fisik sebesar Rp812,51 Miliar, dan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp87,98 Miliar.

Sementara itu, pada sisi komponen belanja, telah terealisasi sebesar Rp7.981,25 Miliar atau 56,55 persen dari total pagu. Dan didominasi oleh komponen belanja operasi.

“Realisasi tersebut terbilang rendah, sebagian besar disokong oleh belanja komponen belanja operasional.” Katanya

Terkait hal itu, dari sisi pendapatan, Adnan menyampaikan, Pemerintah Daerah (Pemda) diharapkan melakukan evaluasi terhadap capaian realisasi pendapatan dan menyusun strategi untuk akselerasi PAD sesuai target yang telah ditetapkan.

“Penguatan dan monitoring pelaksanaan pungutan pajak dan retribusi daerah.” Ujarnya

Dari sisi belanja, Pemda diharapkan dapat mengirimkan dokumen persyaratan untuk penyaluran DAK Fisik tahap III.

“Penyelesaian proyek DAK Fisik juga harus segera dilakukan.” Pungkasnya. (M-02)

 

 

Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan