Tempat Wisata yang Diresmikan Mantan Kapolda Malut Ditutup Sementara
Kades Man Gega: Kami Butuh Sentuhan dari Pemerintah
SANANA (kalesang) – Wisata Waka Yoya, Desa Man Gega, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula yang diresmikan mantan Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Suroto pada Rabu (5/2/2020), telah ditutup sementara.
Wisata Waka Yoya ditutup sementara itu lantaran sejumlah fasilitasnya sudah mulai rusak. Mulai dari jembatan, bahkan icon berbentuk Kepiting yang menjadi lambang dalam pariwisata tersebut juga sudah mulai rusak di jarinya.
Kemudian, rumah kuliner yang berada di kawasan pariwisata terlihat rusak dan sudah tak terurus. Padahal, salah satu pariwisata yang dibangun sejak 2018-2019 itu merupakan pariwisata dengan jarak terdekat di pusat kota dan sangat diminati wisatawan lokal.
Kepala Desa (Kades) Man Gega, Abdul Hamid Teapon mengatakan, saat ini pariwisata Waka Yoya tak ada pengunjung lagi lantaran termakan usia. Sehingga para pihak pengelola tutup sementara waktu.

“Bangunan tersebut banyak yang gunakan kayu, jadi saat ini kayunya sudah mulai lapuk.” Katanya kepada kalesang.di, Sabtu (7/1/2023).
Meski demikian, lanjut Hamid, dari pihak pengelola sudah berinsiatif untuk melakukan rehab di tahun ini secara bertahap. Selain itu, telah dilakukan konsultasi dengan pihak Dinas Pariwisata Kepulauan Sula.
“Wisata ini dibangun sejak 2018-2019 lalu dan mendapat respon dari masyarakat, maupun pemerintah daerah. Pengunjung juga ramai sekali.” Ujarnya.
Tentu, kata Hamid, wisata Waka Yoya sangat diminati sejumlah wisatawan lokal karena jenis kuliner yang disajikan cukup bagus.
“Mulai dari minuman, makanan hingga tempat untuk menikmati panaroma laut cukup indah. Di hari Sabtu-Minggu bisa menghasilkan pendapatan jutaan rupiah.” Ujarnya.
Dengan kondisi saat ini, Hamid menambahkan, sangat membutuhkan uluran tangan dari Dinas Pariwisata Kepulauan Sula. Sebab, kepala desa dua periode ini menganggap bahwa dana desa yang digunakan untuk rehab parawisata tidak cukup.
“Anggaran dana desa saat ini bukan saja untuk rehab pariwisata, tetapi masih banyak pembangunan lainnya yang nantinya dibuat. Maka itu kami masih butuh sentuhan dari pemerintah.” Harapnya.
Nonton Video Terbaru Terkait Kondisi Wisata Waka Yoya;
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel
