Pinjaman Rp5 Miliar di Bank Maluku-Malut untuk Bayar Hutang TTP Masih Proses
Plt. Dirut RSUD ChB Ternate Minta Pegawai Sabar
TERNATE (kalesang) – Tenaga Kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie kembali lakukan demonstrasi.
Demonstrasi tersebut, masih menuntut terkait pembayaran Tunjangan Tambahan Pegawai (TTP) yang belum dibayarkan selama 15 bulan.
Plt. Direktur RSUD ChB, dr. Alwia Assagaf, mengatakan, terkait pembayaran TTP 800 Nakes itu, telah diupayakan dengan melakukan pinjaman di Bank Maluku Maluku Utara.
Sebelumnya, ia menuturkan, peminjaman itu akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda), namun karena sejumlah faktor, peminjaman dikembalikan kepada pihaknya.
“Saya dan bagian keuangan sudah 2 kali bertemu dengan kepala cabang Bank Maluku Malut terkait peminjaman.” Katanya, Senin (9/1/2023).
“Saya juga sudah menyampaikan kepada kepala cabang agar prosesnya dipermudah.” Ucapnya.
Sejumlah Nakes RSUD Chasan Boesoirie Ternate Geruduk Kejati Malut
Ia mengungkapkan, peminjaman yang saat ini diproses sebanyak Rp5 Miliar, untutk melunaskan pembayaran TTP selama bulan November dan Desember tahun 2021.
“Saya sudah paparkan kemampuan RSUD ChB ke dewan pengawas, kalau pinjamnya lebih dari Rp5 Miliar kita tidak mampu bayar.” Ungkapnya.
Lebih lanjut, untuk kelanjutan tunggakan pembayaran pada tahun 2022, dr. Alwia mengaku akan dibicarakan nanti. Namun, ia berharap, agar Pemda dapat menanganinya.
Plt Dirut RSUD ChB: Pelunasan TPP Nakes akan Diperjuangkan
“Pada bulan selanjutnya di tahun 2022, akan kita bicarakan nanti, harapannya itu bisa ditangani Pemda karena saat ini, kondisinya sangat terbatas.” Tuturnya.
Kemudian, anggaran pembayaran TTP tahun 2023 sudah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi sebanyak Rp20 Miliar.
Untuk itu, ia meminta agar para Nakes tetap sabar dan mendukung proses yang sedang berjalan ini.
“Hanya butuh kesabaran, semua punya tata caranya.” Tandasnya.
Video Terkait:
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan
