Membaca Realitas

Tak Dihiraukan, KNPI: Anggota DPRD Kepulauan Sula Goblok

KNPI Tak Diundang dalam RDP

 

SANANA (Kalesang) – Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara tidak hiraukan massa aksi dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Aksi ini dilakukan karena DPRD gelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak PT. Sampoerna Kayoe tidak mengundang KNPI.

Awalnya, KNPI datangi kantor DPRD dan mencoba komunikasi dengan pihak anggota DPRD secara baik-baik, namun sama sekali tidak diijinkan masuk untuk bergabung di forum RDP.

Baca Juga: Satpol-PP Korban Kembang Api di Kepulauan Sula Dirujuk ke Jakarta

Beberapa jam kemudian, sejumlah massa aksi gabungan dari KNPI maupun sejumlah aktivis Falabisahaya sudah tak tahan amarahnya, sehingga mendatangkan sound system yang diangkut dengan satu unit mobil pick up. Pada saat orasi mulai disampaikan, DPRD tak pernah muncul.

Ketua KNPI Kepulauan Sula, Rifai Umasugi dalam orasinya menyampaikan, ada apa sehingga DPRD tidak mengundang mereka untuk terlibat langsung pada saat menggelar RDP. Padahal, mereka yang melakukan demonstrasi beberapa pekan lalu dengan menyoroti administrasi perusahaan.

Baca Juga: Sebuah Warung di Kota Ternate Terbakar, Api Merambat ke Rumah Warga

“Saya yakin DPRD tidak mengundang kami karena takut berdiskusi. Sebab kami mengantongi sejumlah dokumen penting soal perusahaan. Saya tahu kapasitas anggota DPRD yang hari ini hadir di ruang RDP seluruhnya goblok. Jika ada yang tidak terima dengan ucapan saya dan keluar untuk berdiskusi, kita siap atau siapa yang mau lapor saya.” Tegasnya.

Hingga pukul 14:06 WIT, kalesang.id belum bisa menemui anggota DPRD. Sebeb mereka masih melakukan RDP bersama pihak perusahaan.

 

Reporter: Karman Samuda

Redaktur: Junaidi Drakel