Proyek Pengadaan Fiber Senilai Rp1 M di Kepulauan Sula Belum Disalurkan
Toni: Kita Sudah Lakukan Serah Terima ke DKP
SANANA ( kalesang) – Pengadaan perahu fiber senilai Rp1 miliar di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, belum disalurkan ke kelompok nelayan.
Pengadan perahu fiber itu, berjumlah 22 unit yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) 2022. Saat ini masih berada di Desa Waihama, Kecamatan Sanana.
Plt. Kepala DKP Kepulauan Sula, Sahlan Norau mengatakan, pengadaan perahu fiber tersebut anggarannya sudah cair 100 persen kepada pihak ketiga sejak tahun 2022 lalu.

“Satu unit fiber saya kurang tahu anggaran berapa. Bisa tanya langsung ke pihak ketiga.” Katanya kepada kalesang.id, Rabu (11/1/2023).
Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Maluku Utara Dilanda Angin Kencang dan Gelombang Tinggi
Tentu, lanjutnya, penyerahan fiber ke kelompok nelayan masih menunggu waktu Bupati Fifian Adeningsi Mus.
“Kalau hal-hal lain tanya langsung ke pihak ketiga yang ada di Desa Bajo, yakni Toni.” Ungkpanya.
Sementara itu, Toni saat ditemui mengaku dia bukan sebagai pihak ketiga. Tetapi almarhum Yudi Tidore.
Baca Juga: Rima Jaozah Harap Markeast Jadi Penopang UMKM di Kota Ternate
“Saya bukan sebagai pihak ketiga tetapi pa almarhum Yudi. Saya hanya membantu untuk mengawasi saja.” Katanya.
Bahkan, Toni mengungkapkan, permasalahan fiber sebanyak 22 unit sudah selesai dibayar dan dilakukan serah terima ke Dinas Perikanan dan Kelautan.
“Semuanya sudah selesai, tinggal saja kapan dinas salurkan ke kelompok nelayan. Karena kita sudah lakukan serah terima.” Tandasnya.
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel
