Tiga hari Kedepan Pantai Tugulufa Tidore Bakal Ramai dengan Dentuman Soundsystem
Jadi Ajang Kedua di Lokasi yang Sama, Bakal Gelar Battle Sound System
TIDORE (kalesang) – Tidore Sound Community (TSC) resmi menghelat ivent pameran Soundsystem dan Battle Sound untuk yang kedua kalinya di pelataran pantai Tugulufa, Kota Tidore Maluku Utara, Sabtu (21/1/2023).
Sebelumnya dua tahun lalu, TSC pernah menggelar Ivent yang sama juga di lokasi di Tugulufa, namun pada moment kedua ini baru direncanakan pembentukan struktur pengurus TSC.
“Jadi sebentar malam nanti, kita akan mengadakan pemilihan ketua TSC Tidore. Jumlah kandidat ketuanya berapa kita belum tau secara pasti.” Ujar Om eko pemilik Dilavida, salah satu pentolan sound system dari Kelurahan Seli, Kecamatan Tidore, Sabtu (21/1/2023).
Selaku panitia Om Eko yang juga pegawai di Dinas Sosial Tikep itu mengatakan, ivent kedua ini peserta yang ikut semuanya berasal dari Kota Tidore, yaitu sebanyak 19 komunitas.
“19 komunitas itu, 18 diantaranya berada dari 4 kecamatan di Pulau Tidore, sedangkan 1 lagi berasal dari Kecamatan Oba Utara.” Paparnya.
Dia menambahkan, dari 19 peserta dibagi kedalam tiga kelas, yakni kelas 5.000 Watt konvensional, 5.000 Watt kelas racing, serta 10.000 Watt kelas racing.
Hingga tahun 2023, TSC Tidore sudah beranggotakan sebanyak 80 orang pemilik soundsystem. Dan pada ivent ini melibatkan 90 orang kru.
“Konvensional itu, speakernya menghadap ke depan, sedangkan racing itu speakernya menghadap ke dalam bak sound.” Jelasnya.
Target ivent ini lanjut dia, yang pertama untuk membangun silaturahmi antar sesama komunitas soundsystem di Tidore, yang kedua yaitu untuk saling mengedukasi sesama pemilik sound. Sedangkan untuk target yang ketiga, dia bilang untuk menunjukkan bahwa kualitas sound system di Tidore itu meningkat.
“Ivent ini, kita ambil juri dari TSSC Ternate. akan berlangsung selama tiga hari kedepan.” Pungkasnya.
Sebagai informasi, ivent ini dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Tidore, Muhammad Sinen pada pukul 16.00 WIT sekaligus mencoba sound system secara langsung.
Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Wawan Kurniawan
