Gelombang Laut Maluku Utara Berpotensi Capai 2 Meter, BMKG Imbau Warga Waspadai Angin Kencang
TERNATE, Kalesang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Baabullah Ternate mengingatkan masyarakat di Maluku Utara untuk mewaspadai potensi peningkatan kecepatan angin yang dapat memicu kenaikan tinggi gelombang laut hingga 2 meter pada Selasa (1/9/2026).
Prakirawan BMKG Sultan Baabullah Ternate, Justia P.D. Galensong, mengatakan berdasarkan pembaruan prakiraan cuaca, kecepatan angin di wilayah Maluku Utara diperkirakan berkisar 10 hingga 50 kilometer per jam.
Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan peningkatan ketinggian gelombang laut di sejumlah perairan Maluku Utara.
“Waspada potensi peningkatan ketinggian gelombang akibat peningkatan kecepatan angin,” kata Justia dalam keterangan prakiraan cuaca.
BMKG memperkirakan tinggi gelombang laut di wilayah Maluku Utara berada pada kisaran 0,5 hingga 2 meter.
“Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, diminta memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas di perairan,” tegasnya.
Selain potensi gelombang tinggi, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan kecepatan angin di seluruh wilayah Maluku Utara.
Angin diperkirakan bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan mencapai 10–50 kilometer per jam.
Cuaca Cerah Berawan
Sementara itu, kondisi cuaca di Maluku Utara pada Selasa pagi hingga siang dan sore hari secara umum diprakirakan cerah berawan.
Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 28–33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 50–80 persen.
“BMKG mengimbau masyarakat tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini, terutama bagi warga yang beraktivitas di wilayah pesisir maupun menggunakan transportasi laut,” tandasnya.
Kondisi angin yang menguat dapat menyebabkan perubahan ketinggian gelombang secara cepat, sehingga kewaspadaan diperlukan untuk mengantisipasi risiko keselamatan di laut.

