Membaca Realitas

Ketua Umum Poram Tidore Janji Kembangkan Olahraga Sepak Bola

Didirikan Sejak Tanggal 3 Juli 1958

TIDORE (kalesang) – Ketua Umum Persatuan Olahraga Mareku (Poram), Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara, Rustam Alting janji akan tingkatkan olahraga sepak bola.

Hal itu disampaikan Rustam usai dilantik sebagai Ketua Umum Poram periode 2022-2026 oleh Sekretaris Umum Assosiasi Kota (Askot) Tidore, PSSI Maluku Utara, di SMK Negeri 10 Tidore, Minggu (22/1/2023) malam.

“Saya akan jadikan PORAM sebagai organisasi olahraga yang mandiri dan profesional, sesuai dengan visi-misi yang akan saya bawa dalam memimpin Poram 4 tahun ke depannya.” Ungkap Rustam.

Baca Juga: Tukang Jahit Keluhkan Kebijakan Sepihak dari Disperindag Kota Ternate

Saat ini, lanjutnya, organisasi ini akan hadirkan PORAM store sebagai bentuk ekonomi kreatif dan mandiri, dengan berpegang pada slogan, “Hidup dan Menghidupi”.

“PORAM store ini adalah bentuk sumber pendanaan yang didesain untuk menjadi pusat perbelanjaan merchandise.” Jelasnya.

Tentu, Rustam menambahkan, Poram akan terus mengasah dan melakukan pembinaan pemain, baik di usia dini maupun senior.

“Bagi kami pemain adalah aset terbesar yang kami punya.” Ungkapnya.

Sekadar diketahui, Poram ini ditulis oleh almarhum Syarifa Syahdan, yang dibentuk pada tanggal 3 Juli 1958 di Soasio, kemudian diresmikan oleh Kepala Kampung Mareku, Laisa dan Laho.

Baca Juga: Pohon Tumbang Hantam Lampu Taman di Kota Ternate

PORAM sendiri hanya sekadar penjelmaan dari olahraga di Mareku yang banyak mengalami pergantian nama dan struktur setelah perang dunia ke-II.

Pada tahun 1946, hingga 1954 silam, Poram dulunya memiliki nama seperti, Sadar, Al-Hilal, PPSM, Sarmalah, serta Fajar. Namun hal itu tidak lari tujuan utama, yaitu membangun peradaban Mareku yang lebih baik.

 

Reporter: M. Rahmat Syafruddin

Redaktur: Junaidi Drakel