Membaca Realitas

BI Siapkan Rp5 Miliar untuk Ekpedisi Rupiah Berdaulat di Maluku Utara

Pulau Taliabu Diperkiraan Capai Transaksi Hingga Rp500 Juta.

TERNATE (kalesang) -Dalam rangka Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 di 17 Provinsi dan 85 Pulau, Bank Indonesia (BI) menyediakan uang senilai Rp5 Miliar.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang Rupiah BI, Marlison Hakim mengatakan dengan ketersediaan uang tersebut pihaknya akan melakukan pelayanan, yakni menggantikan uang tidak layak edar dengan uang layak edar yang dimiliki oleh warga di wilayah pulau-pulau yang dikunjungi.

Berita Terkait:Uang Tidak Layak Edar Bakal Ditarik

“Rp5 Miliar itu sekali jalan, biasanya per pulau itu transaksinya capai Rp500 juta. Semakin besar pulaunya ketersediaannya semakin banyak, Pulau Taliabu itu termasukan pulau yang besar.” Katanya, Jumat (27/1/2023).

Ia menuturkan, pecahan uang yang disipakan adalah dari uang logam dan uang kertas terdiri dari emisi 2016 dam emisi 2022.

Berita Terkait:Mata Uang Bacan Bakal Dipamerkan di Museum Bank Indonesia

“Uangnya kita campur antara emisi 2016 dan emisi 2022 ini, yang penting uangnya baru.” Tuturnya.

Disinggung terkait target, Marlison mengaku pihaknya tidak menargetkan jumlah transaksi saat ekspedisi rupiah berdaulat ini berlangsung.

“Kita tidak punya target, berapapun masyarkat yang mau tukar kita akan kasih.” Tandasnya.

 

Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan