Membaca Realitas

Pemain Liga 1 Indonesia Minta Bupati Fifian Adeningsih Mus Kembangkan Sepak Bola di Kepulauan Sula

TERNATE (kalesang) – Pemain sepak bola Liga 1 Indonesia Muhammad Ali Koroy meminta kepada Bupati Fifian Adeningsih Mus agar kembangkan olahraga sepak bola di Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara.

Sebab, lelaki kelahiran Sanana 18 September 2001 itu menganggap bahwa di Kepulauan Sula banyak anak muda yang bermimpi untuk menjadi pemain sepak bola profesional. Namun fasilitas masih terbatas atau belum memadai.

“Sekolah Sepak Bola atau SSB juga hampir tidak ada. Saya cuma minta kembangkan sepak bola di Sula.” Kata Ali seperti dilihat kalesang.id dalam kanal YouTube Official Persikabo, Kamis (2/2/2023).

Baca Juga: Satpol-PP Korban Kembang Api di Kepulauan Sula Terus Dapat Dukungan Masyarakat

Mantan pemain Persipa Pati itu juga meminta agar Pemda Kepualauan Sula merenovasi lapangan sepak bola yang berada di Desa Wai Ipa dan lapangan Kampung Pisang, Desa Fagudu.

“Renovasi untuk menjadi lebih baik lagi, supaya teman-teman juga punya semangat dan mengejar karirnya di dunia sepak bola.” Ucapnya.

Pemain yang membela klub Persatuan Sepakbola Indonesia Kabupaten Bogor atau dikenal dengan Persikabo 1973 itu juga menyampaikan, dengan adanya fasilitas yang terbatas, namun jika keinginan yang kuat, kerja keras serta berdoa, semua keinginan akan tercapai.

Baca Juga: Angka Kematian Bayi di Kepulauan Sula Tertinggi se Maluku Utara 

“Tidak ada yang tidak mungkin, Insya Allah dengan kerja keras bisa menjadi pemain sepak bola profesional.” Ucap anak dari mantan pemain sepak bola senior Kepulauan Sula itu.

Sekadar diketahui, Muhammad Ali Koroy adalah pemain sepak bola asal Sanana, Maluku Utara yang saat ini membela tim Persikabo 1973. Anak dari Olong Koroy atau Gopal itu pertama kali dikenal saat masih berseragam Persipa Pati yang kala itu bermain di Liga 3 Indonesia. Ia sukses membawa Persipa Pati untuk promosi ke Liga 2 Indonesia.

Nonton Video Wawancara Muhammad Ali Koroy;

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Junaidi Drakel