Membaca Realitas

Bermula dari Resep Nenek, Produk Lely Bintang Banyak Diminati di Ternate

Intan: Anak Muda Harus Berbisnis

 

TERNATE (kalesang) – Bermula dari resep abon ikan dan sambal roa dari buatan nenek, dua kakak beradik, Intan Fatima dan Lely kembangkan usaha tersebut di Kota Ternate, Maluku Utara.

Intan Fatimah, perempuan berumur 27 tahun, menceritakan, sejak masih kecil ia dan kakaknya sangat senang melihat sang nenek membuat abon ikan dan sambal roa.

Tentunya, lanjut Intan, abon ikan yang diolah sama seperti orang lain pada umumnya. Namun, yang membedakan adalah resep nenek yang membuat olahan dari ikan tersebut lebih gurih dan nikmat.

Setiap pagi, Intan mengatakan, sarapan yang disediakan olah sang nenek, yaitu bubur yang sangat pas ketika ditemani dengan abon ikan dan sambal roa. Hal itu menjadi kebiasaan keluarga mereka.

Agar resep dan kebiasaan itu tidak hilang, Intan mengaku, ia dan kakaknya mulai pelajari resep tersebut. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk jadikan usaha.

“Di tahun 2015, saya dan kakak mulai buka usaha. Waktu itu, jualan masih ditawarkan ke orang dekat ataupun keluarga. Hingga akhirnya mulai merambah kesana-kemari.” Kata Intan saat ditemui reporter kalesang.id, Rabu (15/3/2023).

Intan menambahkan, abon ikan justru sangat lama ketika dikonsumsi, jika masak dengan waktu yang pas. Selain itu juga sangat hemat.

Setelah usaha tersebut jalan dan banyak diminati, Intan dan kakaknya mulai manfaatkan olahan buah pala untuk dijadikan manisan.

Yang pastinya, Intan punya alasan sendiri manfaatkan buah pala tersebut, karena mudah didapatkan. Sebab, Kota Ternate punya kekayaan rempah.

“Untuk manisan pala ini, dibuat karena mudah didapatkan, kenapa tidak dimanfaatkan saja daripada dibuang.” Katanya.

Untuk penjualan, Intan menuturkan, lebih manfaatkan media sosial. Seperti Instagram dan WhatsApp. Baginya, pilihan penjualan saat ini, harus gunakan medsos sebaik mungkin untuk promosi produk.

“Selain dari medsos, bisa datang untuk beli produk ini, alamatnya di Kelurahan Toloko, Kecamatan Ternate Utara.” Ucapnya.

Baca Juga: Ditinggal Suami, Cerita Perempuan Tiga Anak Asal Surabaya Bertahan Hidup di Ternate

Bagi Intan, bangun usaha seperti ini memang tidak mudah, jatuh bangun sudah pasti. Namun, konsisten harus dijaga, agar kelak tidak gampang putus asa, jika produk tidak semuanya terjual.

“Bagi saya, kita juga harus melihat peluang pasar, apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Karena berbisnis seperti ini, sudah banyak orang yang tekuni.” Bebernya.

Menurut Intan, jika seseorang punya keinginan untuk bangun usaha, harus manfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar, karena lebih mudah untuk didapatkan.

“Kita harus manfaatkan SDA, seperti ikan yang bisa dibuat berbagai macam olahan dan buah pala, tidak hanya jual fuli dan bijinya saja. Dagingnya juga punya harga.” Katanya.

Seharusnya, Intan menyampaikan, banyak peluang pasar yang sudah ada dan anak muda harus melihat hal tersebut, segalanya sangat mudah dengan adanya medsos.

“Anak muda harus berbisnis. Dan saat ini, pemerintah juga cukup membantu usaha dari pelaku UMKM, semoga ke depannya pemerintah juga melihat pelaku usaha seperti kita ini.” Harapnya.(tr-04)

 

Reporter: Siti Halima Duwila
Redaktur: Junaidi Drakel