Membaca Realitas

KDPDTT-RI Sasar Perguruan Tinggi, Gelar Kuliah Umum dan MoU dengan Poltekkes Kemenkes Ternate

Hanya Ada 8 Mahasiswa, Poltekkes Minta Pemkab Taliabu Turun Tangan

TERNATE, (kalesang) – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Ternate, Provinsi Maluku Utara, menggelar kuliah umum dan Momorandum Of Understanding (MoU)  dengan Direktorat Jendral, Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT), yang dipusatkan di Gedung Multifungsi Poltekkes Kemenkes Ternate, Jumat (23/6/2023) lalu.

Direktur Poltekkes Kemenkes Ternate, Ridwan Yamko dalam sambutanya mengatakan kegiatan ini baru pertama kali digelar Poltekkes Kemenkes Ternate.

“Kita syukuri karena melalui kerja keras kita semua maka dapat terwujud, namun harus diimplementasi dalam bentuk kerja nyata.”Ungkap Ridwan.

Ridwan mengaku, sesuai data, jumlah mahasiswa secara keseluruhan dosen, pegawai dan pegawai tidak tetap  di Poltekkes Kemenkes tahun 2023 sebanyak 1.500 orang.

“Dikesempatan ini juga kita hadirkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unkhair, Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat UMMU Ternate, Akademi Kebidanan Wijaya Kusuma dan Akademi Kebidanan Datrabuhana.

Ini menunjukan bahwa bukti nyata Poltekkes Ternate kedepan terus melalukan kolaborasi profesional dengan mengintegrasikan seluruh komponen keilmuan, yang tersebar di lima Program Studi (Prodi) di Poltekkes Kemenkes Ternate.” Ujar Ridwan.

Tambahnya, mahasiswa Poltekkes Kemenkes Ternate sudah tersebar di 10 Kabupaten dan Kota Provinsi Maluku Utara. Katanya, mahasiswa berasal dari Kabupaten Pulau Taliabu yang paling sedikit hanya 8 orang yang kuliah di Poltekkes Kemenkes Ternate.

Dari 8 mahasiswa itu tidak ada satupun mengambil Jurusan keperawatan dan gizi, sementara penyebaran kebutuhan kesehatan di Taliabu membutuhkan sumber daya manusia yang banyak.

“Olehnya itu, kami berharap pemerintah setempat harus siap menjemput mahasiswa dari Taliabu melalui kelas kerja sama. Karena bagi kami jika sumber daya manusia dibidang kesehatan bisa menjawab kondisi kesehatan disana.” Tukas Ridwan.

Reporter: Dedi Sero-Sero
Redaktur: Wawan Kurniawan