Membaca Realitas

Kisruh Masalah PPDB di SMPN-1 Ternate, Sekolah Salahkan Dinas Pendidikan

Ruslan: Kisruh Dipicu Lingk Pengumuman PPDB Hoax

TERNATE (kalesang)– Kepala SMPN-1 Kota Ternate, Mustamin Hamzah menegaskan jika aksi orangtua Peserta Didik Baru (PDB) yang anaknya tak lulus Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN-1 Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, murni kesalahan Dinas Pendidikan.

Berita Terkait: Anak Tak Lulus PPDB SMPN-1 Kota Ternate, Sejumlah Orangtua Serbu Kantor Dinas Pendidikan

Hal ini disampaikan Bustamin saat ditemui kalesang.id Selasa (11/6/2023) diruang kerjanya.

“Pelaksanaan PPDB online semua diatur oleh Dinas Pendidikan, jadi kami tidak terlibat dalam penyelenggaran PPDB.”Ungkap Mustamin.

“Semua diatur Dinas Pendidikan, silahkan tanyakan ke Dinas Pendidikan.”Ketus Mustamin.

Berita Terkait:Diduga Adanya Kecurangan, Panitia PPDB Disdik Kota Ternate Bakal Dipanggil

Terpisah, ketua panitia PPDB Dinas Pendidikan Kota Ternate, Hi. Ruslan Mustafa mengatakan, terkait pengumuman kelulusan PPDB di SMPN-1 Kota Ternate sudah sesuai surat keputusan Kadis Pendidikan.

Berita Terkait:Dinas Pendidikan Ternate Dituding Tak Konsisten Jalankan Juknis PPDB

Untuk distribusi peserta didik baru di SMPN-1 Kota Ternate pada empat jalur pendaftaran sudah sesuai, dimana kuota jalur zonasi 70 persen, prestasi 15 persen, afirmasi 10 persen, mutasi orangtua 5 persen.

“Hanya saja jumlah pendaftar cukup banyak di SMPN-1 Kota Ternate hingga kami batasi, makanya sebagian yang tak lulus itu nanti diarahkan ke SMPN-6 Kota Ternate.”Ucap Ruslan.

Ruslan mengaku kekacauan ini dipicu lingk hasil kelulusan palsu yang beredar hingga orangtua banyak yang tertipu terkait nama-nama lolos PPDB di SMPN-1 Kota Ternate, karena malam saat rapat, belum ada informasi pengumuman.

“Orangtua berpegang pada lingk hoax itu bahwa anaknya tak lulus padahal bukan, karena kita umumkan informasi pengumuman sesuai SK Kadis Pendidikan.”Tukas Ruslan. (tr-02)

Reporter: Dedi Sero-Sero
Redaktur: Wawan Kurniawan