Membaca Realitas

Setelah 5.8 Magnitudo, Sanana Kepulauan Sula Diguncang Gempa Bumi hingga 25 Kali

Tidak Berpotensi Tsunami

TERNATE (kalesang) – Gempa bumi mengguncang Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara hingga 25 kali dalam waktu 12 jam, setelah digoyang gempa berkekuatan 5.8 Magnitudo (M).

Hal ini diketahui sebagaimana unggahan BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, bahwa hingga pukul 17.18 WIT telah terjadi gempa susulan sebanyak 25 kali, pada Senin (17/7/2023).

Kepala Stasiun Geofisika Ternate, Andri Wijaya Bidang mengatakan, gempa utama berkekuatan 5.8 M pada pukul 13.42 WIT itu berlokasi di laut pada jarak 91 Km arah Timur Laut Sanana, kedalaman 41 km.

Berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kepulauan Sula dengan skala intensitas IV Modified Mercalli Intensity (MMI).

“Dirasakan juga di Labuha dan Bobong dengan skala II MMI.” Kata Andri.

Baca Juga: Setiap Hari Produksi Sampah di Ternate Semakin Naik

Usai gempa utama itu, berselang 22 menit, disusul gempa bumi dengan kekuatan 3.4 M tepatnya pada pukul 14.04 WIT, pada kedalaman 12 Km, berlokasi di 76 Km Timur Laut Sanana.

4 menit kemudian di lokasi yang sama kembali terjadi gempa bumi dengan kekuatan 4.0 M. Setelah itu, terjadi 23 kali gempa susulan dengan kekuatan berkisar 2.9 M hingga M 4.1 M.

Berdasarkan informasi BMKG, lindu terakhir berkekuatan 3.2 M terjadi sekira 17:10 WIT, berlokasi 1.53 LS, 126.43 BT atau tepatnya 74 Km Timur Laut Sanana pada kedalaman 19 Km.

Meski demikian, BMKG menyebutkan, gempa bumi yang mengguncang wilayah Sanana Kabupaten Kepulauan Sula itu tidak berpotensi tsunami.

 

Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel