Membaca Realitas

Pencarian 1 Korban Kapal LCT Modern Putra Samudera Dihentikan

TERNATE (kalesang) – Setelah tujuh hari operasi pencarian terhadap salah 1 korban bernama Mateos Mustamu (50) yang hilang beberapa waktu lalu akhirnya dihentikan.

Diketahui, Mateos merupakan warga Ambon, Provinsi Maluku, ia dikabarkan hilang saat kapal Landing Craft Tank (LCT) Modern Putra Samudera tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kapal bermuatan alat berat tersebut bertolak dari Weda Halmahera Tengah (Halteng) menuju Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.

Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman mengatakan, upaya pencarian sudah dilakukan semaksimal mungkin selama tujuh hari sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas namun satu orang belum dapat ditemukan.

BACA JUGA: Korban Hilang Kapal LCT Modern Putra Samudera Ditemukan Meninggal Dunia

Fathur mengemukakan, dihari ke tujuh pencarian yang dimulai sekira pukul 07.30 WIT hingga sore hari pukul 18.00 WIT belum membuahkan hasil.

BACA JUGA: Ajukan Perbaikan, KPU Provinsi Maluku Utara Verifikasi Berkas Bacaleg

Koordinasi dan Pemapelan, lanjutnya, juga telah disampaikan ke instansi terkait serta kapal dan nelayan yang melintas di area kejadian, apabila melihat maupun menemukan korban agar segera melapor ke Basarnas.

“Tim SAR Gabungan pun sudah berkoordinasi dengan agen kapal serta keluarga korban, pihak keluarga mengikhlaskan dan berterimakasih kepada Tim SAR Gabungan.” Ujar Fathur, Sabtu (12/8/2023).

Ia menambahkan, Tim SAR Gabungan kemudian melaksanakan debrifing dan evaluasi dengan kesimpulan 6 orang korban selamat, 2 meninggal dunia dan 1 orang korban dinyatakan hilang.

“Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih.” Pungkasnya.

Sekadar diketahui, adapun unsur terlibat dalam operasi Search and Rescue (SAR) di antaranya. Basarnas Ternate, USS Halsel RB 309 Ternate, Kodim Labuha, Koramil 1509-03/Saketa.

Kemudian Polsek Saketa, Polsek Gane Barat, Pos TNI AL Bacan, Pos Polairud Bacan, BPBD Halmahera Selatan, Babinsa Kukupang, Agen Kapal, Pemdes Kukupang dan masyarakat setempat.

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Junaidi Drakel