Kalesang – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate resmi membuka pendaftaran Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) tahun 2025 yang terbuka untuk umum. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan keterampilan serta daya saing tenaga kerja di berbagai bidang kejuruan.
Beragam jenis pelatihan disediakan pada periode ini, di antaranya Bahasa Mandarin HSK 1 & 2, Pengelola Administrasi Perkantoran, Practical Office Advance, Plate Welder SMAW 3G-UP/PF, Juru Ukur (Surveyor), Juru Gambar Arsitektur, Penggambaran Model 3D dengan CAD (Menggambar Mesin).
Selain itu juga ada Operator Pengoperasian Otomasi Elektronika Industri, Menjahit Pakaian dengan Mesin, Bakery (Menyiapkan Produk Roti), Barista (Peracikan Minuman Kopi), Teknisi AC Residential, dan Teknisi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Pelatihan ini gratis dan terbuka bagi masyarakat berusia minimal 18 tahun. Persyaratan administrasi meliputi Kartu Keluarga, KTP, ijazah terakhir, nomor Telepon aktif, dan alamat e-mail aktif. Peserta juga harus tidak sedang menempuh pendidikan, bekerja, maupun magang, serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga selesai.
“Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung, seperti seragam dan perlengkapan pelatihan, uang saku, asuransi BPJS Ketenagakerjaan, makan siang, workshop dengan fasilitas lengkap, serta sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi bagi yang lulus uji kompetensi.” Ungkap Kepala BPVP Ternate, Abdul Azis saat dikonfirmasi Rabu (05/11/2025).
Kegiatan pelatihan akan dilaksanakan di BPVP Ternate. Batas akhir pendaftaran ditetapkan hingga 14 November 2025, dilanjutkan dengan seleksi tertulis dan wawancara pada 17–18 November 2025, dan pengumuman hasil seleksi pada 20 November 2025. Peserta yang dinyatakan lolos akan mulai mengikuti pelatihan pada 24 November 2025.
Kepala BPVP Ternate, Abdul Azis juga mengatakan, bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan kerja. Semua program ini gratis dan bersertifikat, sehingga peserta memiliki nilai tambah saat melamar pekerjaan maupun membuka usaha mandiri,” ujar Abdul Azis.
Ia menambahkan, melalui program ini BPVP Ternate berharap dapat melahirkan tenaga kerja terampil, produktif, dan kompetitif di Maluku Utara, khususnya di Kota Ternate, sehingga mampu berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Reporter: Airin A. Taher
Editor: Wendi Wambes
