Kalesang – Suasana Desa Kawasi di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, kini tampak lebih hidup dari sebelumnya. Aktivitas warga berlangsung sejak pagi hari. Pasar kecil ramai dikunjungi, anak-anak berangkat sekolah melewati deretan kios baru, dan sejumlah warga mulai membuka usaha rumahan, mulai dari warung makan hingga toko kelontong.
Bagi masyarakat setempat, perubahan ini bukan semata akibat pembangunan fisik, tetapi hasil dari hubungan yang terus terjalin antara perusahaan dan warga. Seiring dengan kinerja positif Harita Nickel pada Kuartal III Tahun 2025, warga melihat bagaimana pertumbuhan perusahaan turut membuka peluang bagi ekonomi lokal untuk berkembang.
“Dulu banyak anak muda harus pergi ke luar kampung untuk bekerja. Sekarang, banyak yang bisa mencari nafkah di sini,” ujar Yusdin Ode Atia, warga Kawasi yang telah menetap di desa tersebut sejak menikah dengan warga asli. Saat ditemui, Minggu (09/11/2024).
“Kampung jadi lebih ramai, lebih hidup,” tambahnya.

Yusdin, pria kelahiran Mano, Obi Selatan, tahun 1991 ini, mengaku bangga atas perubahan yang dirasakan warga Kawasi. Ia menilai kehadiran Harita Nickel membawa manfaat nyata, salah satunya melalui pemanfaatan listrik gratis yang kini dinikmati masyarakat.
“Kinerja positif perusahaan menjadi capaian yang patut diapresiasi, terutama karena dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal ini tentu menghadirkan rasa bangga bagi kami selaku warga Kawasi,” jelas Yusdin.
Meski demikian, Yusdin berharap agar perusahaan terus memperluas kolaborasi dengan warga lingkar tambang. Ia mendorong peningkatan program pendampingan UMKM serta pelibatan masyarakat dalam rantai pasok perusahaan, seperti pengadaan makanan, minuman, dan kebutuhan operasional lainnya.
“Program yang sudah berjalan sekarang sudah sangat baik. Namun kami berharap dapat kembali dilibatkan dalam pengembangan ekonomi lingkar tambang, terutama dalam pengadaan produk kebutuhan perusahaan,” harapnya.
Yusdin juga mengajak berbagai pihak untuk terus mengawal komitmen perusahaan dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Menurutnya, pendampingan terhadap kelompok ekonomi produktif perlu diperkuat agar manfaat pertumbuhan bisnis dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Dengan demikian, setiap capaian bisnis perusahaan di masa mendatang akan terus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Wendi Wambes
