BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Maluku Utara Awal 2026.
TERNATE, Kalesang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara mengeluarkan Update Peringatan Dini Cuaca pada Kamis, 1 Januari 2026 pukul 17.30 WIT, menyusul potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.
BMKG menyebutkan, kondisi cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi pada pukul 18.00 WIT di beberapa daerah, antara lain:
Kabupaten Halmahera Barat: Jailolo Selatan
Kabupaten Halmahera Utara: Tobelo Selatan, Tobelo Barat
Kabupaten Kepulauan Sula: Sulabesi Barat, Mangoli Barat, Sanana Utara
Kabupaten Halmahera Timur: Wasile Selatan, Kota Maba
Kabupaten Pulau Taliabu: Taliabu Timur, Taliabu Timur Selatan.
Kota Ternate: Pulau Ternate, Pulau Hiri
Selain itu, BMKG memperingatkan bahwa potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang dapat meluas ke wilayah lainnya di Maluku Utara, meliputi:
Kabupaten Halmahera Barat: Jailolo, Loloda, Ibu, Sahu, Tabaru, Ibu Selatan, Sahu Timur
Kabupaten Halmahera Tengah: Weda, Weda Utara, Weda Selatan, Weda Tengah
Kabupaten Halmahera Utara: Galela, Tobelo, Kao, Malifut, Tobelo Utara, Tobelo Tengah, Tobelo Timur, Galela Barat, Galela Selatan, Kao Utara, Kao Barat, Kao Teluk
Kabupaten Halmahera Selatan: Pulau Makian, Gane Timur, Bacan Timur, Makian Barat, Bacan Selatan, Bacan Timur Selatan, Bacan Timur Tengah
Kabupaten Kepulauan Sula: Sanana, Sulabesi Tengah, Sulabesi Timur, Sulabesi Selatan, Mangoli Selatan, Mangoli Utara
Kabupaten Halmahera Timur: Wasile, Maba, Wasile Timur, Maba Tengah
Kabupaten Pulau Taliabu: Taliabu Utara, Tabona
Kota Ternate: Ternate Selatan, Ternate Utara, Moti, Ternate Tengah
Kota Tidore Kepulauan: Tidore, Oba Utara, Oba, Tidore Selatan, Tidore Utara, Oba Tengah, Oba Selatan, Tidore Timur
BMKG Maluku Utara memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih berpotensi berlangsung hingga pukul 20.00 WIT.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap potensi genangan air, pohon tumbang, gangguan transportasi laut, serta risiko sambaran petir dan angin kencang. Warga juga diharapkan menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem berlangsung.
BMKG mengingatkan masyarakat agar terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Editor: Wendi Wambes
