Cuaca Buruk, Sejumlah Penerbangan di Bandara Ternate Dialihkan ke Manado
TERNATE, Kalesang – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Maluku Utara dalam beberapa hari terakhir berdampak langsung pada operasional penerbangan di Bandara Sultan Babullah Ternate. Sejumlah penerbangan dilaporkan mengalami keterlambatan (delay) hingga pengalihan pendaratan (divert) ke Bandara Sam Ratulangi, Manado.
Kepala Seksi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Sultan Babullah Ternate, Zainal Abidin, mengatakan kondisi cuaca yang tidak mendukung memaksa beberapa maskapai mengambil langkah antisipatif demi keselamatan penerbangan.
“Penerbangan sebagian terganggu karena cuaca, sehingga ada yang dialihkan ke Manado. Ada juga yang mengalami delay. Pesawat dari luar Ternate tidak bisa masuk, sehingga harus mendarat di Manado terlebih dahulu. Setelah cuaca membaik, barulah diterbangkan ke Ternate,” ujar Zainal, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, pola pengalihan ini terjadi pada sejumlah rute penerbangan, termasuk penerbangan langsung dari Jakarta menuju Ternate. Pesawat harus mengantre atau bergiliran untuk mendarat sambil menunggu kondisi cuaca memungkinkan.
Dampak cuaca buruk ini juga tercermin pada statistik harian pergerakan pesawat di Bandara Sultan Babullah. Zainal menyebutkan, jumlah penerbangan mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan kondisi normal.
“Biasanya pergerakan pesawat datang dan berangkat bisa mencapai 30-an. Namun kemarin, karena cuaca ekstrem, hanya sekitar 24 pergerakan. Bahkan pada hari sebelumnya sempat turun di angka 23 dan 10 pergerakan. Ini jauh di bawah kondisi normal yang bisa mencapai 29 hingga 30 pesawat,” jelasnya.
Penurunan jumlah pergerakan pesawat tersebut turut berdampak pada jumlah penumpang harian. Meski demikian, Zainal memastikan bahwa sektor kargo tidak terlalu terpengaruh oleh kondisi cuaca ekstrem ini.
“Kalau untuk kargo tidak terlalu terganggu. Tapi untuk penumpang memang ada penurunan karena rata-rata terkendala delay dan faktor cuaca,” tambahnya.
Pihak otoritas Bandara Sultan Babullah Ternate terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna memantau perkembangan cuaca dan memastikan keselamatan serta kelancaran operasional penerbangan.
Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar
