Membaca Realitas

Dari 13 Titik, Baru Dua Gerai Koperasi Merah Putih Terealisasi di Ternate

TERNATE, Kalesang – Pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di Kota Ternate masih jauh dari target. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Ternate mencatat, hingga awal 2026, realisasi pembangunan baru mencapai dua titik, yakni di Kelurahan Tafure dan Kelurahan Tabona. Rabu (21/1/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ternate, Sarif H. Sabatun, mengatakan sejatinya terdapat 13 lokasi yang telah terdata dan memenuhi syarat untuk pembangunan gerai. Namun, proses pembangunan terhambat akibat belum turunnya anggaran dari pemerintah pusat.

“Yang sudah ada aktivitas pembangunan baru dua, di Tafure dan Tabona. Sampai saat ini belum ada tambahan,” ujarnya.

Sarif menjelaskan, Pemerintah Kota Ternate pada prinsipnya telah siap mendukung program tersebut, khususnya dalam penyediaan lahan. Pihaknya bahkan telah melakukan inventarisasi lahan di berbagai kelurahan agar pembangunan dapat segera dilakukan ketika anggaran tersedia.

“Dari 13 lokasi yang memenuhi syarat, 11 lainnya masih menunggu kepastian pendanaan. Kendalanya hanya di anggaran. Kalau sudah ada, silakan bangun. Kami di daerah tidak ada masalah, lahan sudah kami siapkan,” tegasnya.

Selain pembangunan fisik, Sarif juga mengungkapkan bahwa hingga kini belum tersedia anggaran permodalan untuk koperasi yang akan mengelola gerai tersebut. Meski demikian, ia tetap optimistis pemerintah pusat akan mendorong percepatan realisasi program Koperasi Merah Putih.

“Untuk permodalan juga belum ada. Kita tunggu perkembangannya. Bagaimanapun, pemerintah pusat pasti akan mendorong agar program ini segera terealisasi,” pungkasnya.

Pembangunan gerai Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan. Namun, ketergantungan pada anggaran pusat membuat target penyelesaian 13 gerai di Kota Ternate hingga kini masih tertunda.

Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar