Membaca Realitas

TAPD Tekan Utang Daerah, Pemkot Ternate Catat Sisa Utang Rp18 Miliar

TERNATE, Kalesang – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mencatat capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah. Pada masa transisi anggaran tahun 2025 ke 2026, nilai utang belanja berhasil ditekan secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sekretaris Kota Ternate sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rizal Marsaoly, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil tinjauan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD, total utang belanja tahun 2025 yang dibayarkan pada tahun 2026 tercatat sebesar Rp18.156.148.852.

“Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, angka ini jauh lebih kecil. Pada transisi tahun 2024 ke 2025, utang mencapai sekitar Rp60 miliar. Sementara tahun 2025 ke 2026 hanya sekitar Rp18 miliar,” ujar Rizal, Rabu (28/1/2026).

Rizal menjelaskan, utang tersebut tersebar pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Kesehatan.

Meski pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH) belum sepenuhnya mencapai target hingga akhir 2025, Pemkot Ternate memastikan komitmennya untuk tetap memenuhi hak para pelaksana proyek.

“Pemerintah kota memberikan instrumen dan kepastian kepada pihak pelaksana bahwa kewajiban tersebut tetap akan dibayarkan pada tahun 2026. Alhamdulillah, Banggar DPRD juga menyetujui skema yang kami tawarkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penurunan utang ini menjadi bukti komitmen TAPD dalam menjaga keseimbangan belanja daerah agar pelaksanaan program dan kegiatan di lapangan dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan.

Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar