Membaca Realitas

Sekda Ternate Pastikan Akses Khusus Kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Segera Dibuka

TERNATE, Kalesang – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menegaskan komitmennya mendukung optimalisasi pelayanan di Pelabuhan Ahmad Yani. Salah satu langkah konkret yang segera direalisasikan adalah pembukaan akses jalan khusus armada kontainer di sisi selatan pelabuhan guna mengurai kemacetan lalu lintas.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, usai mewakili Wali Kota Ternate dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-33 Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Ternate, Rabu (4/2/2026).

Rizal menjelaskan, rencana pembukaan akses jalan di sisi selatan pelabuhan merupakan respons atas keluhan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait kemacetan yang kerap terjadi di depan Pelabuhan Ahmad Yani, terutama saat aktivitas bongkar muat berlangsung bersamaan dengan jam sibuk.

“Insyaallah saya akan ambil alih persoalan ini untuk membantu teman-teman Pelindo dan KSOP dalam memperlancar akses kontainer. Target kita tahun ini harus selesai dan clear,” tegas Rizal.

Menurutnya, perluasan area pelabuhan secara fisik saat ini sulit dilakukan karena keterbatasan lahan. Oleh sebab itu, Pemkotu memilih strategi pengaturan manajemen ruang dan aksesibilitas.

“Pemerintah hadir untuk membantu membuka aksesnya. Skemanya bisa masuk dari depan dan keluar lewat belakang (selatan), atau khusus kontainer semuanya lewat selatan. Dengan begitu tidak bercampur dengan penumpang umum maupun kapal Pelni yang berukuran besar,” jelasnya.

Terkait keberadaan sejumlah bangunan kafe di area rencana pembukaan jalan, Rizal memastikan akan segera berkoordinasi dengan pihak kelurahan setempat melalui pendekatan komunikatif.

Selain Pelabuhan Ahmad Yani, Rizal juga memaparkan perkembangan pengembangan Dermaga Semut dan Dermaga Mayawi di Kecamatan Batang Dua. Ia mengapresiasi respons cepat Gubernur Maluku Utara yang memfasilitasi komunikasi antara Pemkot Ternate dan Kementerian Perhubungan.

Sebagai bentuk kolaborasi, Pemkot Ternate menyatakan kesiapannya untuk melepas aset wilayah darat di Dermaga Semut agar pembangunan yang didanai APBN dapat segera direalisasikan.

“Ibu Gubernur sangat responsif dan memfasilitasi Pemkot terkoneksi dengan kementerian. Beliau hanya meminta Pemkot melepas aset wilayah darat agar DED-nya bisa mencakup area tersebut. Tidak ada masalah, kita siap melepas. Nanti pemeliharaannya oleh kementerian, sementara pemanfaatannya bisa kita duduk bersama kembali,” ungkap Rizal.

Menutup pernyataannya, Rizal menilai pelaksanaan RAT ke-33 Koperasi TKBM Pelabuhan Ternate mencerminkan konsistensi dan tata kelola koperasi yang sehat. Keberlanjutan koperasi selama puluhan tahun dinilai sebagai bukti nyata komitmen dalam mensejahterakan para anggotanya.

“RAT ke-33 ini memberi pesan bahwa semangat mensejahterakan pekerja TKBM itu nyata dan berkesinambungan. Kehadiran koperasi memberi jaminan dan rasa aman bagi sesama anggota,” pungkasnya.

Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar