Membaca Realitas

Jelang Buka Puasa, Warung Coto Pangkep Jadi Buruan Pecinta Kuliner

TERNATE, Kalesang – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, aktivitas ekonomi di sektor kuliner Kota Ternate mulai menunjukkan peningkatan. Salah satu yang terlihat jelas adalah ramainya pengunjung di Warung Coto Pangkep milik Hi. Muhammad Ali, di Belakang Mall (Blok-M) Keluarahan Gamalama, Kota Ternate. Minggu (8/3/2026).

Pemilik Warung Coto Pangkep, Hi. Muhammad Ali, mengatakan lonjakan pengunjung biasanya terjadi menjelang waktu berbuka puasa hingga setelah pelaksanaan salat Tarawih.

“Kalau Ramadan memang lebih banyak orang. Tapi setelah selesai buka puasa biasanya agak sepi, nanti setelah Tarawih baru ramai lagi,” ujar salah satu penjual di warung tersebut.

Menurutnya, tingkat keramaian diperkirakan akan semakin meningkat ketika memasuki pertengahan Ramadan, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka.

“Biasanya kalau sudah lewat 15 hari Ramadan, pengunjung lebih ramai lagi. Banyak orang datang lebih awal sambil menunggu waktu berbuka puasa,” tambahnya.

Selama bulan Ramadan, warung yang dikenal dengan sajian khas Sulawesi ini juga menerapkan aturan khusus dalam pelayanan. Pada siang hari, warung hanya melayani pesanan untuk dibawa pulang (take away) dan belum membuka layanan makan di tempat.

“Kalau bulan puasa kami hanya layani bungkus dulu, belum makan di tempat. Nanti mendekati waktu buka puasa baru kami layani makan di sini,” jelasnya.

Kebijakan tersebut berbeda dengan hari biasa, di mana pelanggan sudah dapat menikmati makanan langsung di tempat sejak siang hari. Selama Ramadan, operasional penuh dengan layanan makan di tempat biasanya dimulai pada sore menjelang waktu berbuka.

Warung Coto Pangkep Hi. Muhammad Ali tetap mempertahankan menu andalan khas Sulawesi yang menjadi favorit pelanggan, seperti Coto Makassar, Sop Saudara, Sop Konro, dan Sop Kikil.

Dengan cita rasa khas dan suasana yang akrab bagi para pelanggan, warung ini terus menjadi salah satu destinasi kuliner pilihan warga Ternate untuk menikmati hidangan berbuka puasa.

Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor: Yunita Kaunar